Jam Audemars Piguet x Swatch Viral, Perilisan Ricuh di Berbagai Negara!
JAKARTA, iNews.id - Kolaborasi antara Audemars Piguet dan Swatch sukses menjadi salah satu fenomena terbesar di dunia horologi tahun ini. Koleksi bertajuk 'Royal Pop' langsung viral di media sosial dan memicu antrean panjang di berbagai negara sejak resmi dirilis pada 16 Mei 2026.
Antusiasme publik terhadap AP x Swatch bahkan disebut di luar perkiraan. Di sejumlah kota besar seperti New York, London, Dubai, Mumbai, hingga Dallas, ratusan orang rela datang sejak dini hari demi mendapatkan koleksi tersebut. Beberapa toko Swatch dilaporkan sempat menghentikan penjualan sementara karena situasi yang terlalu padat.
Melihat fenomena tersebut, Swatch akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi kepada para penggemarnya di seluruh dunia. Dalam pengumuman yang beredar di media sosial, perusahaan meminta masyarakat tidak datang berbondong-bondong ke toko demi alasan keamanan.
"Demi memastikan keselamatan pelanggan dan staf kami di toko-toko Swatch, kami dengan hormat meminta Anda untuk tidak datang dalam jumlah besar demi mendapatkan produk ini," tulis Swatch dalam pernyataan resminya di X, dikutip Minggu (17/5/2026).
Istri Gubernur Kaltim Sarifah Suraidah Punya Jam Tangan Rp278 Juta, Ini Fotonya!
Perusahaan juga menegaskan bahwa koleksi Royal Pop masih akan tersedia selama beberapa bulan ke depan. Bahkan di beberapa negara, antrean lebih dari 50 orang disebut tidak dapat diterima dan penjualan mungkin harus dihentikan sementara.
Fenomena ini menjadi sorotan karena produk yang diluncurkan ternyata jauh berbeda dari ekspektasi publik. Sebelum resmi diumumkan, media sosial dipenuhi berbagai render AI dan rumor yang menyebut Swatch akan menghadirkan versi murah dari Royal Oak, model ikonis Audemars Piguet yang terkenal dengan harga fantastis.
Geger! Raffi Ahmad Dapat Kado Jam Tangan Rp7,2 Miliar di Hari Ulang Tahun
Namun saat dirilis, AP x Swatch justru hadir dalam bentuk jam saku warna-warni bergaya pop art yang dapat dipakai sebagai aksesori fesyen. Koleksi tersebut menggabungkan elemen desain Royal Oak dengan sentuhan Swatch POP era 1980-an.
Reaksi publik pun terbelah. Sebagian penggemar memuji desainnya yang unik dan playful, sementara sebagian lain menyebutnya sebagai 'Royal Flop', karena tidak sesuai ekspektasi awal.
Meski menuai pro dan kontra, koleksi ini tetap diburu kolektor dan reseller. Harga retail yang berada di kisaran 400 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp7 jutaan langsung melonjak di pasar resale hanya beberapa jam setelah peluncuran.
Fenomena viralnya AP x Swatch dianggap masih sangat efektif menciptakan hype global. Strategi peluncuran terbatas, teaser misterius, hingga kekuatan media sosial sukses membangun rasa penasaran dan FOMO di kalangan generasi muda.
Bagi Swatch, kesuksesan ini memperpanjang daftar kolaborasi fenomenal mereka setelah MoonSwatch bersama Omega dan Scuba Fifty Fathoms bersama Blancpain. Sementara bagi Audemars Piguet, kolaborasi ini dianggap langkah berani karena membawa elemen desain Royal Oak ke pasar yang jauh lebih luas.
Editor: Muhammad Sukardi