Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dampak Karhutla Kian Parah: Relawan Meninggal Dunia, Puluhan Warga dan Petugas Tumbang
Advertisement . Scroll to see content

Kabar Duka, Penyanyi Jazz Legendaris Cassandra Wilson Meninggal Dunia

Kamis, 03 September 2026 - 14:55:00 WIB
Kabar Duka, Penyanyi Jazz Legendaris Cassandra Wilson Meninggal Dunia
Penyanyi jazz legendaris Cassandra Wilson meninggal dunia. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id – Dunia musik diselimuti kabar duka. Penyanyi jazz legendaris asal Amerika Serikat, Cassandra Wilson, meninggal dunia pada usia 70 tahun.

Cassandra Wilson mengembuskan napas terakhir di kediamannya di Jackson, Mississippi, pada 2 September 2026. Kabar kepergian pelantun New Moon Daughter tersebut disampaikan sang manajer, Robert Torre.

Dalam pernyataannya, Torre mengatakan Cassandra meninggal dengan tenang di tengah orang-orang terdekat yang mencintainya.

"Cassandra Wilson meninggal dengan tenang di rumah, dikelilingi keluarga, sahabat dekat, dan manajernya," ujar Torre, seraya menyebut Cassandra sebagai legenda jazz, dikutip AFP, Kamis (3/9/2026). 

Hingga kini, penyebab kematian Cassandra Wilson belum diungkapkan. Keluarga dan sahabat dekatnya juga meminta privasi di tengah suasana duka yang menyelimuti kepergian sang penyanyi.

Kepergian Cassandra menjadi kehilangan besar bagi dunia musik. Selama lebih dari tiga dekade, dia dikenal melalui karakter vokalnya yang dalam, kaya, dan penuh ekspresi.

Suara contralto Cassandra membuatnya memiliki tempat istimewa di hati para pencinta jazz. Sepanjang kariernya, dia tidak hanya dikenal sebagai penyanyi, tetapi juga penulis lagu dan produser.

Cassandra berhasil meraih Grammy Award pada 1997 untuk kategori Best Jazz Vocal Performance melalui albumnya, New Moon Daughter. Lebih dari satu dekade kemudian, dia kembali membawa pulang Grammy pada 2009 lewat album Loverly untuk kategori Best Jazz Vocal Album.

Namanya juga tercatat dalam sejarah jazz lewat keterlibatannya dalam Blood on the Fields, oratorio karya Wynton Marsalis pada 1997. Karya tersebut menjadi karya jazz pertama yang memenangkan Pulitzer Prize.

Cassandra juga pernah berkolaborasi dengan sejumlah musisi ternama, termasuk Steve Coleman, Greg Osby hingga grup hip-hop The Roots.

Kabar meninggalnya Cassandra Wilson sontak memunculkan ucapan duka dari para musisi yang pernah mengenal maupun terinspirasi oleh karya-karyanya.

Salah satunya datang dari musisi Jon Batiste. Melalui media sosial, dia mengungkapkan kesedihan mendalam atas kepergian Cassandra.

Jon Batiste mengenang Cassandra sebagai sosok dengan karakter vokal dan gaya bermusik yang begitu khas. Menurutnya, Cassandra memiliki kemampuan luar biasa dalam memadukan musik folklor, R&B, musik diaspora, eksperimental hingga genre populer.

"Saya belajar begitu banyak darinya dan saya sangat sedih dia telah pergi," tulis Jon Batiste dalam penghormatannya.

Bagi Jon Batiste, suara Cassandra bukan sekadar suara seorang penyanyi. Ada identitas dan akar budaya yang begitu kuat di dalamnya.

Kini, suara khas Cassandra Wilson memang telah berhenti untuk selamanya. Namun, karya-karya yang ditinggalkan selama puluhan tahun akan terus hidup, diputar, dikenang, dan menjadi bagian dari perjalanan panjang musik jazz dunia.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut