Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Malam Takbiran di Medan, Bagikan Ribuan Paket Sembako ke Warga
Advertisement . Scroll to see content

Kahiyang-Bobby Lepas Lajang di Usia 26 Tahun, Waktu Terbaik Menikah

Selasa, 07 November 2017 - 20:36:00 WIB
Kahiyang-Bobby Lepas Lajang di Usia 26 Tahun, Waktu Terbaik Menikah
Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution menjalani sesi prewedding sebelum besok resmi menikah. (Foto: Allseasonsphoto)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Di usia 26 tahun, putri pertama Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu melepas masa lajangnya pada seorang pemuda keturunan Tapanuli, Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, pada 8 November 2017. Sama dengan Kahiyang, Bobby juga melepas masa bujangnya di usia yang sama.

Usia memang sekadar angka, tapi siapa sangka jika usia sangat mempengaruhi Anda menemukan pasangan yang tepat atau soulmate. Sebab, berdasarkan teori matematika, usia 26 tahun adalah waktu yang tepat untuk melabuhkan hati Anda untuk selamanya. Apa alasannya?

Bagi Anda yang memasuki usia 26 tahun, bersiaplah. Ini waktu paling baik dalam menemukan pasangan sejati Anda, berdasarkan 'rumus' matematika 37 persen. Sebab, menurut jurnalis Brian Christian dan Ilmuwan Kognitif Tom Griffiths yang menjadi rekan menulis buku Algorithms to Live By: The Computer Science of Human Decisions, rumus tersebut dapat membantu Anda berhemat waktu dalam pencarian teman hidup.

Rumus 37 persen tersebut, pada dasarnya mengatakan bahwa Anda dapat mengambil  keputusan paling tepat seperti memiliki apartemen, lompat ke pekerjaan baru, atau soal pasangan hidup.

"Jadi, jika Anda mencari cinta yang serius dalam rentang usia 18 hingga 40 tahun, maka menikah lah di usia 26 tahun," ungkap sang penulis, sebagaimana iNews.id kutip dari Business Insider, Selasa (7/11/2017).

Tak hanya didukung pengambilan keputusan berdasarkan matematika, penelitian tentang hubungan pernikahan yang berhasil, nampaknya menunjukkan di usia 26 tahun. Namun, menurut Griffiths, teori 37 persen tersebut tidak lah sempurna. Namun, teori itulah yang menjadi sebuah titik di mana seseorang dapat mengambil keputusan yang paling dapat dipercaya.

Sementara itu, untuk vitalitas tubuh dan produktivitas, 26 tahun adalah usia yang cocok untuk memiliki anak pertama. Sebab, menurut Sosiologis dari University of Texas di Austin John Mirowsky, di usia itulah kesehatan bayi dan kehamilan sangat baik.

"Sebuah penelitian di California menunjukkan, bahwa usia terbaik untuk kelahiran pertama dalam hal tingkat kecacatan lahir terendah, berada di angka 26 tahun," tukas Mirowski, seperti dikutip dari Huffingtonpost.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut