Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mbak Rara Pawang Hujan Beraksi di CFD Jakarta, Hujannya Berhenti?
Advertisement . Scroll to see content

Karhutla Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia, Mbak Rara Buka Suara

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:04:00 WIB
Karhutla Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia, Mbak Rara Buka Suara
Menanggapi perbincangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Mbak Rara memberikan klarifikasi melalui media sosial.(Foto: Instagram Rara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pawang hujan Rara Istiati Wulandari alias Mbak Rara kembali menjadi sorotan netizen. Kali ini, dia ramai dicari karena dinilai tak kunjung turun tangan membantu mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

Meluasnya kabut asap akibat karhutla yang dilaporkan berdampak hingga negara tetangga membuat sejumlah netizen mempertanyakan keberadaan Rara Pawang Hujan . Sosok yang dikenal lewat aksinya dalam berbagai acara besar itu bahkan dituding tidak peduli terhadap kondisi yang terjadi.

Menanggapi ramainya perbincangan tersebut, Mbak Rara akhirnya memberikan klarifikasi melalui media sosial. Dia menegaskan bahwa anggapan dirinya tidak melakukan upaya apa pun untuk membantu mengatasi karhutla merupakan penilaian yang keliru.

Dalam unggahan Instagram pada Kamis (15/10/2026), Mbak Rara mengaku telah berupaya membantu melalui doa jarak jauh untuk meminta hujan sejak Agustus hingga 13 Oktober 2026.

Dia menyebut upaya tersebut ditujukan untuk sejumlah wilayah, mulai dari beberapa kota di Kalimantan, Lampung, hingga Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Mbak Rara juga mengklaim hujan sempat turun di Balikpapan pada 13 Oktober 2026, bertepatan dengan rencananya menggelar doa meditasi.

Meski demikian, Mbak Rara tidak secara langsung memastikan hujan tersebut terjadi karena ritual yang dilakukannya. Dia juga mengungkit pengalamannya ketika karhutla melanda Indonesia pada 2015, 2019, dan 2023.

Saat itu, dia mengaku pernah diajak ke lokasi kebakaran untuk mendampingi tim modifikasi cuaca TNI Angkatan Udara. Pengalaman tersebut turut membuat namanya kembali dikaitkan dengan upaya penanganan karhutla.

Namun, berbeda dengan pengalaman sebelumnya, Mbak Rara mengaku belum bersedia datang langsung ke lokasi kebakaran kali ini. Dia menegaskan, keputusan tersebut bukan berarti dirinya tidak peduli terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap.

Mbak Rara mengatakan perlu mempertimbangkan aspek keselamatan dirinya sebelum memutuskan turun langsung ke lokasi karhutla.

“Sekarang aku belum mau ke lokasi karhutla. Bukannya tidak peduli dengan masyarakat di situ yang terpapar asap, tapi aku harus mengkaji safety buat diriku sendiri. Harus ada jaminan lahir batin, tenang lahir batin buat doa meditasi manifestasi minta hujan ke Tuhan dan restu semesta agar sukses,” tulis Mbak Rara dalam keterangan unggahannya.

Dia menjelaskan, rasa aman dan ketenangan menjadi pertimbangan sebelum menjalankan doa serta meditasi yang diyakininya dapat membantu mendatangkan hujan.

Meski belum bersedia terjun langsung ke lapangan, Mbak Rara menyatakan tetap berupaya membantu dari jarak jauh jika memiliki waktu luang. Dia menegaskan, upaya yang dilakukannya selama ini tidak selalu bergantung pada kehadirannya secara langsung di wilayah terdampak.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut