Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kondisi Terkini Adik Keisya Levronka usai Jatuh dari Lantai 6 Gedung Kampus, Memprihatinkan
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Adik Keisya Levronka Jatuh dari Lantai 6 Kampus Viral Lagi, Keluarga Minta Keadilan

Selasa, 03 Februari 2026 - 06:41:00 WIB
Kasus Adik Keisya Levronka Jatuh dari Lantai 6 Kampus Viral Lagi, Keluarga Minta Keadilan
Kasus jatuhnya adik penyanyi Keisya Levronka, Lexi Valleno Havlenda, dari lantai enam Gedung Universitas Tarumanagara (Untar), kembali viral. (Foto:Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Kasus jatuhnya adik penyanyi Keisya Levronka, Lexi Valleno Havlenda, dari lantai enam Gedung Universitas Tarumanagara (Untar), Jakarta Barat, kembali viral dan menuai sorotan publik. Hampir 2 tahun berlalu tanpa kejelasan, keluarga korban akhirnya angkat suara dan menuding adanya dugaan kelalaian serta sikap lepas tangan dari pihak kampus dan organisasi mahasiswa terkait.

Kasus ini mencuat kembali setelah ibunda Keisya Levronka, Levi Leonita Davies, membongkar kronologi dan kekecewaannya melalui media sosial. Levi mengaku keluarganya sudah kehabisan kesabaran menanti itikad baik pihak-pihak terkait atas musibah yang menimpa putranya sejak April 2023.

Dalam unggahan Instagram di akun @levihavron pada Jumat, 30 Januari 2026, Levi menyampaikan keluhannya secara terbuka. Dia menilai komunikasi dengan pihak kampus dan organisasi mahasiswa terkait sangat sulit dan tidak menunjukkan kejelasan penyelesaian.

“Sepertinya memang harus melalui sosial media ya untuk berkomunikasi dengan kalian. Mengingat sudah dua tahun berlalu begitu saja tanpa penyelesaian pasti dan kesulitan berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait,” tulis Levi, dikutip Senin (2/2/2026).

Dalam unggahan tersebut, Levi kembali mengungkap kronologi kejadian nahas yang menimpa anaknya. Saat itu, Lexi diketahui tengah mengikuti kegiatan latihan Caving atau susur gua yang diselenggarakan oleh organisasi Mahasiswa Hukum Pecinta Alam (Mapala) di area kampus Untar.

“Singkat cerita pada hari itu juga ananda terjatuh dari lantai enam gedung kampus dikarenakan pengaitnya terlepas,” ujar Levi dalam unggahannya.

Tak hanya menyoroti penyebab kecelakaan, Levi juga mempertanyakan penanganan awal terhadap anaknya usai terjatuh. Dia menilai prosedur penanganan medis darurat yang dilakukan sangat tidak layak dan berisiko memperparah kondisi korban.

“Bayangkan anak saya yang jatuh dari lantai enam gedung kampus dibopong lalu didudukkan di kursi roda dan didorong ke kendaraan (taxi online) dan ditidurkan lagi di taxi online,” ungkap Levi dengan nada kecewa.

Menurut dia, penggunaan taksi online sebagai alat transportasi darurat sangat tidak masuk akal. Levi menegaskan waktu menunggu ambulans dinilai tidak akan jauh berbeda dengan menunggu kendaraan umum tersebut.

“Padahal nunggu taxi online itu juga butuh waktu, sama saja dengan menunggu ambulans,” katanya.

Akibat insiden tersebut, Lexi mengalami cedera fisik yang sangat serius. Hal ini diungkap Levi melalui Instagram Story pada Sabtu, 31 Januari 2026. Hingga kini, kondisi putranya masih membutuhkan perawatan intensif dan jangka panjang.

Levi merinci sejumlah cedera fatal yang dialami Lexi, mulai dari tulang ekor remuk hingga harus dipasang pen, trauma ginjal yang menyebabkan organ tersebut bergeser dan sempat tidak berfungsi, paru-paru terendam cairan darah, hingga adanya sobekan pada hati.

“Selama satu tahun harus memakai kateter ke mana-mana. Selama satu tahun aktivitas menggunakan kursi roda, bertahap pakai tongkat. Sampai sekarang harus menggunakan kasur dekubitus untuk kenyamanan tulang ekornya,” tulis Levi menggambarkan penderitaan anaknya.

Di tengah perjuangan mencari keadilan, keluarga terus berupaya meminta pertanggungjawaban pihak kampus. Terbaru, Keisya Levronka bahkan turut turun tangan mendampingi sang ibu bertemu dengan pihak Untar.

Dalam pertemuan yang berlangsung pada 31 Januari 2026 tersebut, Keisya datang bersama kekasihnya, Nyoman Paul. Momen itu dibagikan Levi melalui unggahan foto di media sosial.

Dalam foto tersebut, Keisya dan Nyoman Paul tampak duduk di ruang tunggu sebuah kantor di lingkungan kampus Untar. Levi pun menyematkan keterangan singkat pada unggahan itu.

“Team support ini ikut pertemuan hari ini,” tulis Levi.

Hingga kini, kasus jatuhnya Lexi Valleno Havlenda masih menjadi perhatian publik. Dukungan terus mengalir di media sosial, dengan banyak warganet mendesak agar kasus tersebut diusut tuntas dan pihak-pihak terkait bertanggung jawab demi keadilan bagi korban.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut