Kerap Ditipu Manajemen Selebgram Fuji Ngamuk: Kerja Itu Capek!
JAKARTA, iNews.id – Selebgram Fuji Utami alias Fuji kembali mencurahkan kekesalannya usai dua kali menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan oleh orang-orang terdekat dalam lingkup pekerjaannya. Tak tanggung-tanggung, kerugian yang dialami adik almarhum Bibi Adriansyah itu disebut mencapai miliaran rupiah.
Kasus pertama yang menimpa Fuji sebelumnya melibatkan mantan manajernya, Batara Ageng. Dalam perkara tersebut, honor endorsement Fuji ditilap hingga mencapai sekitar Rp1,5 miliar. Batara Ageng pun telah divonis hukuman 2,5 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 2024 lalu.
Belum usai trauma dari kasus tersebut, Fuji kembali menghadapi masalah serupa. Kali ini, dugaan penggelapan diduga dilakukan oleh staf admin media sosialnya. Nilai kerugian yang dialami Fuji ditaksir kembali menembus angka miliaran rupiah, hingga akhirnya dia memutuskan melaporkan kasus tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Pengalaman pahit berulang ini membuat Fuji tak bisa lagi menutupi rasa kecewa dan lelahnya. Dia mengaku capek bekerja keras namun justru dikhianati oleh orang-orang yang dipercaya.
Richard Lee Ajukan Praperadilan Lawan Polda Metro, Gugat Penetapan Tersangka
“Kerja tuh capek tahu. Pengen nganggur. Pengen nganggur tapi kaya gitu lho. Jangan dikorupsi mulu,” kata Fuji saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, belum lama ini.
Tak hanya berdampak secara finansial, kasus tersebut juga memukul kondisi mental Fuji. Dia mengaku sempat mengalami tekanan psikologis hingga akhirnya memutuskan berkonsultasi dengan psikolog.
Fuji Ingin Menikah Tahun Ini Walau Masih Jomblo: Kalau Ada Alhamdulillah
“Buat ngobrol aja. Aku bingung mau ngobrolin ke siapa karena ngobrolin ke teman oke, keluarga oke, tapi aku ngerasa kayaknya butuh orang yang lebih paham, lebih dalam lagi. Biar enggak gila,” ujar Fuji.
Viral Jefri Nichol Foto di Bali Bareng Fuji, Jule Minggir Dulu!
Trauma mendalam pun masih dirasakan Fuji hingga saat ini. Bahkan, dia mengaku sempat merasa tidak nyaman berada di lingkungan rumahnya sendiri akibat rasa cemas dan ketakutan berlebihan.
“Enggak nyaman gitu kalau misalnya lagi ada di area-area dekat rumah, kayak gelisah gitu lho. Kayak panic attack. Karena aku ngerasa kayak jadinya ngelihat semua orang itu jadi beda gitu lho,” kata Fuji.
Fuji Didiagnosis ADHD, Dilarang Makan Cokelat Banyak-Banyak!
Dia mengaku kini lebih waspada terhadap orang-orang di sekitarnya, meski menyadari tidak semua memiliki niat buruk. Namun pengalaman pahit tersebut membuat rasa percaya itu perlahan terkikis.
“Walaupun orang enggak jahat sama aku ya, orang baru kenal atau teman-teman aku, kayak kalau ngelihat tuh kayak, ‘Lo mau apa dari gue ya?’ Gue kayak jadi takut sendiri gitu karena aku ngerasa aku udah ditipu sama beberapa orang. Jadi ‘Ini ada yang tulus enggak sih?’ gitu,” ujarnya.
Editor: Dani M Dahwilani