Klarifikasi Rangga dan Nunu usai Souvenir Pernikahan Anak Ayam Viral, Ini Pernyataannya
JAKARTA, iNews.id - Pasangan pengantin Rangga dan Nunu akhirnya memberikan klarifikasi setelah souvenir pernikahan mereka berupa anak ayamviral di media sosial dan menuai kritik dari netizen.
Pasangan tersebut menyampaikan permohonan maaf sekaligus menjelaskan alasan di balik keputusan memberikan anak ayam hidup kepada para tamu undangan. Lantas, apa alasan Rangga dan Nunu memilih anak ayam jadi souvenir pernikahan?
Rangga dan Nunu menyampaikan klarifikasi melalui akun Instagram mereka setelah pemberian anak ayam sebagai souvenir pernikahan menjadi perbincangan.

Dalam pernyataannya, Rangga dan Nunu mengatakan keputusan tersebut berawal ketika mereka mengetahui adanya anak ayam yang dijual untuk kemudian diberi warna atau cat demi menarik perhatian calon pembeli.
Keduanya mengaku kemudian memilih mengambil sebagian anak ayam tersebut sebelum proses pewarnaan dilakukan.
"Kami memilih mengambil sebagian dari mereka sebelum proses tersebut, dengan harapan mereka bisa mendapatkan kesempatan untuk dirawat dengan lebih baik," tulis Rangga dan Nunu dalam klarifikasi mereka, dikutip Minggu (27/9/2026).
Rangga dan Nunu menjelaskan, konsep pernikahan mereka dibuat secara intimate dan hanya dihadiri keluarga serta sahabat terdekat.
Dari konsep tersebut, keduanya kemudian memiliki ide untuk menitipkan anak-anak ayam kepada orang-orang terdekat mereka agar bisa dirawat.
Mereka juga menegaskan keputusan menjadikan anak ayam sebagai souvenir merupakan keputusan pribadi keduanya.
"Kami ingin menegaskan bahwa ide, konsep, dan keputusan mengenai souvenir ini sepenuhnya merupakan keputusan pribadi kami berdua, Rangga dan Nunu. Tidak ada keterlibatan maupun arahan dari pihak lain yang hadir dalam pernikahan kami," lanjut mereka.
Namun, pasangan tersebut menyadari keputusan itu ternyata menimbulkan persoalan yang tidak mereka perkirakan sebelumnya.
Salah satunya adalah kemungkinan anak ayam ditinggalkan oleh penerima setelah acara pernikahan selesai.
"Kami sadar bahwa niat baik saja tidak cukup. Kami tidak mengantisipasi bahwa ada anak ayam yang kemudian ditinggalkan setelah acara," tulis mereka.
Rangga dan Nunu mengatakan mereka memahami kekhawatiran hingga kekecewaan yang muncul setelah souvenir tersebut viral.
Keduanya pun menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa keberatan dengan pemberian anak ayam sebagai souvenir pernikahan.
Sebagai bentuk tanggung jawab, Rangga dan Nunu kini berusaha menghubungi kembali para tamu yang menerima anak ayam tersebut.
Langkah itu dilakukan untuk mengetahui kondisi masing-masing anak ayam setelah dibawa pulang oleh penerima souvenir.
"Bagi siapa pun yang ternyata tidak dapat merawatnya, kami siap mengambilnya kembali dan memastikan mereka mendapatkan perawatan yang semestinya," ungkap mereka.
Mereka juga mengakui polemik tersebut menjadi pelajaran penting. Menurut Rangga dan Nunu, niat untuk memberikan kesempatan kepada anak ayam agar dirawat dengan baik semestinya dibarengi dengan perencanaan yang lebih matang.
"Niat awal kami adalah memberikan kesempatan bagi anak-anak ayam tersebut untuk dirawat, tetapi kami memahami bahwa niat tersebut seharusnya diikuti dengan perencanaan dan tanggung jawab yang jauh lebih matang," tulis mereka.
Di akhir klarifikasi, Rangga dan Nunu berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan masukan terkait pentingnya tanggung jawab terhadap makhluk hidup.
Mereka mengaku menerima berbagai kritik dan kekhawatiran yang disampaikan setelah souvenir anak ayam tersebut viral di media sosial.
"Terima kasih kepada teman-teman yang sudah mengingatkan kami tentang pentingnya tanggung jawab terhadap setiap makhluk hidup. Kami menerima semua masukan, kritik, dan kekhawatiran yang disampaikan, dan sekali lagi kami mohon maaf," pungkas Rangga dan Nunu.
Editor: Muhammad Sukardi