Kondisi Terkini Bubah Alfian usai Kecelakaan Maut, Selamat dan Penuh Rasa Syukur
JAKARTA, iNews.id - Kondisi terkini makeup artist ternama Bubah Alfian menjadi perhatian publik setelah mengabarkan dirinya mengalami kecelakaan mobil saat dalam perjalanan dari Jember menuju Jakarta. Kabar baiknya, Bubah dipastikan selamat dan kini memilih mensyukuri kesempatan kedua yang masih diberikan Tuhan.
Melalui unggahan di media sosialnya, Bubah Alfian mengungkap rasa syukur karena masih diberi napas dan kesempatan untuk kembali berkumpul dengan keluarga serta orang-orang terdekat. Pengalaman tersebut diakuinya menjadi titik refleksi yang mengubah cara pandangnya terhadap kehidupan.
"Alhamdulillah, Allah masih memberi saya kesempatan untuk pulang, memeluk orang-orang yang saya sayangi, dan melanjutkan mimpi yang belum selesai," tulis Bubah, dikutip Kamis (30/7/2026).
Alih-alih mengeluhkan musibah yang dialaminya, Bubah justru memaknai peristiwa itu sebagai pengingat bahwa hidup dapat berubah dalam sekejap. Menurutnya, setiap momen bersama orang-orang tercinta harus dimanfaatkan sebaik mungkin karena tidak ada yang mengetahui kapan pertemuan terakhir akan terjadi.
"Peristiwa ini mengingatkan saya bahwa hidup tidak pernah bisa ditunda. Kita tidak pernah tahu pelukan mana yang terakhir, pertemuan mana yang terakhir, atau kata maaf yang tak sempat terucap," lanjutnya.
Bubah juga menyampaikan permohonan maaf kepada siapa pun yang mungkin pernah merasa tersakiti oleh perkataan, sikap, maupun keputusan yang pernah diambilnya. Baginya, kesempatan hidup yang masih diberikan menjadi momentum untuk memperbaiki diri dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi orang lain.
"Dengan segala kerendahan hati, saya memohon maaf kepada siapa pun yang pernah terluka karena perkataan, sikap, atau keputusan saya. Terima kasih kepada semua yang selama ini hadir dalam perjalanan hidup saya," ungkapnya.
Ia pun mengajak semua orang untuk tidak menghabiskan hidup dalam kebencian. Menurut Bubah, hidup terlalu singkat sehingga sudah seharusnya diisi dengan saling mendoakan, menguatkan, dan memaafkan.
"Jika hari ini masih diberi napas, berarti masih ada alasan untuk terus memberi manfaat."
"Hidup ini terlalu singkat untuk dipenuhi kebencian. Mari saling mendoakan, saling menguatkan, dan saling memaafkan," tulisnya.
Sebelumnya, Bubah mengungkap bahwa dirinya mengalami kecelakaan saat melakukan perjalanan dari Jember menuju Jakarta. Dalam keterangannya, ia menceritakan mobil yang ditumpanginya sempat kehilangan kendali hingga terombang-ambing ke kanan dan kiri. Di momen tersebut, Bubah mengaku sempat berpikir hidupnya akan berakhir.
Meski mengalami pengalaman yang begitu mencekam, Bubah berhasil selamat. Hingga kini, ia memilih fokus mensyukuri kesempatan hidup yang masih dimilikinya sekaligus menjadikan kejadian tersebut sebagai pengingat untuk menjalani hidup dengan lebih bermakna.
Editor: Muhammad Sukardi