Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger! Eza Gionino Resmi Dilaporkan ke Polisi gegara Tuduhan Aniaya Elryan Carlen
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Lengkap Eza Gionino Diduga Aniaya Elryan Carlen, Rahang Dipukul hingga Lapor Polisi! 

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:49:00 WIB
Kronologi Lengkap Eza Gionino Diduga Aniaya Elryan Carlen, Rahang Dipukul hingga Lapor Polisi! 
Eza Gionino dan Elryan Carlen. (Foto: Instagram, Ravie Wardani)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Kasus dugaan penganiayaan yang menyeret nama aktor Eza Gionino terhadap rekan seprofesinya, Elryan Carlen, mulai terungkap. Persoalan yang terjadi di kawasan Cibubur pada 12 Agustus 2026 itu disebut bermula dari kedatangan Eza ke kediaman Elryan.

Elryan kemudian membawa perkara tersebut ke ranah hukum dengan melaporkan dugaan penganiayaan ke Polres Metro Depok. Ia juga telah menjalani pemeriksaan untuk memberikan keterangan terkait kejadian yang dialaminya.

Berikut kronologi dugaan penganiayaan Eza Gionino terhadap Elryan Carlen berdasarkan keterangan Elryan. Simak berita selengkapnya hanya di artikel ini.

Kronologi Lengkap Eza Gionino Diduga Pukul Elryan Carlen 

Menurut Elryan, kejadian bermula ketika Eza tiba-tiba datang dan meminta bertemu dengannya. Elryan mengaku tidak mengetahui alasan kedatangan Eza. Situasi kemudian berubah setelah Eza disebut melontarkan tuduhan terkait kehidupan pribadi Elryan.

“Kronologis singkatnya sih dia datang tanpa tuduhan. Dia minta ketemu sama saya, datang, eh tiba-tiba dia menuduh hal yang dia tuduhkan ke saya,” ujar Elryan pada awak media, belum lama ini. 

Dalam pertemuan tersebut, Eza disebut menuding Elryan memiliki hubungan gelap dengan mantan istrinya, Eca.

Elryan mengaku bingung dengan tuduhan tersebut karena menurutnya tidak ada bukti yang ditunjukkan Eza saat menyampaikan tudingan tersebut.

“Dia datang nuduh bahwasanya kalau saya tuh ada hubungan sama mantan istrinya, si Eca. Makanya saya bingung, kok dia bisa datang-datang nuduh saya gitu, padahal tanpa bukti,” tuturnya.

Pertemuan Berujung Dugaan Pemukulan

Persoalan tersebut kemudian memanas. Elryan mengaku Eza melakukan pemukulan terhadap dirinya. Area rahang menjadi salah satu bagian tubuh yang terkena pukulan paling keras. Elryan kemudian menjalani visum untuk mendokumentasikan luka yang dialaminya.

“Rahang bagian sini (yang dipukul). Sudah, mungkin itu yang paling keras ya. Jadi yang saya visum juga bagian sini,” ungkap Elryan.

Selain dugaan pemukulan, Elryan juga mengungkap bahwa Eza sempat memegang benda yang disebutnya sebagai knuckle. Elryan kemudian meminta Eza melepaskan benda tersebut sebelum mereka berbicara lebih lanjut.

“Awalnya sempat pegang-pegang knuckle, hingga akhirnya saya bilang ‘lepasin dulu knuckle-nya baru ngobrol’, akhirnya dilepasin sama dia,” katanya.

Keterangan mengenai benda tersebut nantinya menjadi bagian dari informasi yang dapat didalami penyidik dalam proses hukum.

Eza Sempat Minta Maaf

Beberapa jam setelah kejadian, tepatnya sekitar pukul 17.00 WIB, Elryan mengaku menerima pesan dari Eza. Dalam pesan tersebut, Eza menyampaikan permintaan maaf atas kejadian yang terjadi.

Meski demikian, permintaan maaf tersebut tidak membuat Elryan menghentikan proses hukum. Ia memilih tetap melanjutkan laporan yang telah dibuatnya.

Ya, Elryan mengatakan keputusan melaporkan Eza bukan hanya persoalan dirinya. Ia ingin proses hukum menjadi pembelajaran agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Di jam 5 itu dia minta maaf sih. Tapi ya saya ngelaporin ini sekali lagi untuk pihak dia tuh biar jera lah, ada hukum jera, biar dia nggak sembarangan untuk ke depannya,” tegasnya.

Elryan bahkan mengaku telah mengenal Eza selama sekitar 11 tahun. Namun, lamanya hubungan tersebut tidak membuatnya mengurungkan niat untuk melanjutkan perkara.

Elryan Jalani Pemeriksaan di Polres Metro Depok

Pada Rabu (19/8/2026), Elryan mendatangi Polres Metro Depok untuk memberikan klarifikasi kepada penyidik.

Ia mengaku mendapat 12 pertanyaan terkait kejadian tersebut. Penyidik menggali informasi mengenai kronologi, lokasi kejadian, siapa saja yang berada di tempat kejadian, hingga benda yang diduga dibawa saat insiden.

“Hari ini cuma klarifikasi aja tadi. Ada 12 pertanyaan seputar apa yang terjadi, terus kejadiannya seperti apa, kronologinya, terus apa yang dipukul, terus dia bawa apa, dengan siapa, kejadiannya di mana,” jelas Elryan.

Elryan memastikan pihaknya memiliki bukti pendukung untuk membantu proses penyelidikan. Salah satunya berupa rekaman CCTV di lokasi kejadian. Selain itu, terdapat seorang saksi yang disebut berada di tempat kejadian perkara.

“CCTV ada, nanti diperiksa sama pihak kepolisian. Saksi baru satu ya, yang pas di TKP,” ujarnya.

Elryan menyebut pemeriksaan terhadap lokasi kejadian kemungkinan akan dilakukan dalam waktu dekat. Setelah itu, Eza Gionino disebut berpotensi dipanggil untuk dimintai keterangan oleh kepolisian.

“Mungkin setelah hari ini, satu atau dua hari ini setelah pemeriksaan di tempat kejadian perkara, nanti mungkin bisa dipanggil Ezanya,” pungkas Elryan.

Kasus dugaan penganiayaan ini selanjutnya masih bergulir di kepolisian. Berbagai bukti, termasuk hasil visum, CCTV, dan keterangan saksi, akan menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap secara terang apa yang sebenarnya terjadi antara Eza Gionino dan Elryan Carlen.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut