Lama Menghilang, Cynthia Lamusu Kini Berjuang Melawan Penyakit Plantar Fasciitis
JAKARTA, iNews.id - Aktor Surya Saputra mengungkap kondisi terkini istrinya, Cynthia Lamusu, yang mengidap plantar fasciitis alias peradangan saraf di kaki. Seperti apa kondisinya?
Dalam satu wawancara, Surya menjelaskan kondisi yang dialami sang istri dipicu karena kurangnya peregangan sebelum olahraga. Meski mulai berangsur pulih, Surya mengaku masih rutin menjaga kondisi Cynthia Lamusu dari aktivitas yang berat.
"Jadi, Plantar Fasciitis itu (terjadi) karena dia olahraga tapi enggak ada peregangan, ada yang ketarik terus. Jadi, yang di bawah kaki sakit, karena sudah terjadi Plantar Fasciitis, dia mesti pakai heels tertentu yang empuk," ucap Surya Saputra di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Selain itu, bintang sinetron Ikatan Cinta itu mengaku rutin memijat kaki Cynthia demi mengurangi rasa nyerinya. Bahkan, Surya sengaja mempelajari pusat saraf untuk menambah khasiat pijatannya di kaki sang istri.
"Jadi tenang setelah saya pijit (tertawa). Jadi, saya tuh emang senang, senang dipijit dan senang mijitin orang. Jadi nawaitu-nya adalah mau bantu orang. Jadi saya belajar titik-titik yang, 'Oh harus di sini'. Jadi kalau masalahnya ini, penyebabnya ini, solusinya ini," pungkasnya.
Sebagai informasi, Plantar fasciitis adalah peradangan yang terjadi pada plantar fascia, yakni urat di telapak kaki yang membentang mulai dari tulang tumit (calcaneus) menuju ke sendi pangkal jari kaki. Fungsi jaringan ini adalah sebagai penyangga telapak kaki dan peredam getaran saat berjalan.
Sekitar 80 persen nyeri tumit disebabkan oleh plantar fasciitis. Hal ini dibuktikan dari penelitian demografi yang dilakukan di Amerika Serikat, dengan data terapi untuk fasciitis yang diberikan untuk hampir dua juta pasien, dan keluhan ini sendiri merupakan 1 persen dari total alasan yang membuat pasien berobat ke klinik ortopedi.
Peradangan pada jaringan ini dapat menyebabkan nyeri yang terasa menusuk dari tumit hingga jari kaki setiap melangkah. Nyeri ini akan membaik ketika penderita plantar fasciitis bangun dan bergerak.
Akan tetapi, rasa sakit tersebut kembali dirasakan saat berdiri terlalu lama maupun merubah posisi, khususnya berdiri setelah duduk.
Editor: Muhammad Sukardi