Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Pemenang Shopee Beauty Awards 2025, Deretan Produk Kecantikan Unggulan Pengguna!
Advertisement . Scroll to see content

Martha Tilaar Group Turut Tentukan Tren Warna Make-Up Dunia

Jumat, 28 Desember 2018 - 14:49:00 WIB
Martha Tilaar Group Turut Tentukan Tren Warna Make-Up Dunia
Vice Chairwoman Martha Tilaar Group Wulan Tilaar. (Foto: iNews.id/Siska Permata Sari)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menjelang pergantian tahun, tren menjadi suatu hal yang banyak dicari sebagian masyarakat. Mulai dari tren berbusana, rambut, kuliner, hingga kecantikan. Dalam hal ini, tren make-up menjadi salah satu yang paling ditunggu-tunggu.

Martha Tilaar Group, salah satu perusahaan kecantikan ternama di Indonesia turut terlibat dalam menentukan tren warna make-up dunia. Hal tersebut diungkapkan Vice Chairwoman Martha Tilaar Group Wulan Tilaar.

"Baru-baru ini saja, Indonesia bisa ikut serta berpartisipasi menentukan, memilih tren warna dunia. Kami dipercaya oleh organisasi internasional berpartisipasi menentukan warna-warna tersebut," kata Wulan Tilaar saat ditemui iNews.id di Martha Tilaar Center, bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Terpilihnya Martha Tilaar Group untuk menentukan tren warna dunia, dipertimbangkan berdasarkan pengalaman Sariayu yang telah meluncurkan tren warna make-up di Indonesia selama 30 tahun.

Oleh sebab itu, kata Wulan, di tahun depan, pihaknya akan mengeluarkan tren warna. Selain tren warna, Martha Tilaar akan fokus mengeluarkan produk-produk halal dan alami dari ekstrak-ekstrak tumbuhan di Indonesia.

Ini penting karena bahan yang alami dan sudah terjamin halal menjadi hal penting bagi wanita Indonesia. "Kita sedang mempromosikan safe cosmetic juga, karena kosmetik fungsinya tak cuma mempercantik, tapi harus aman. Sebab dari kosmetik, juga bisa mempengaruhi sistem di tubuh," kata dia.

Misalnya saja, kata dia, bisa mempengaruhi hormon dalam tubuh untuk jangka panjangnya. Selain itu di jangka pendek, kosmetik yang tidak aman dapat menyebabkan iritasi, infeksi, dan lebih berbahaya lagi, kanker kulit.

"Kita mulai mengeliminasi bahan-bahan yang berbahaya dan toksik bagi kesehatan manusia. Ini menjadi fokus kami di tahun 2019 dan telah dilakukan lima tahun lalu," ucapnya.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut