Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Metro Usut Pemesan hingga Aliran Dana Sindikat Buzzer Penyebar Hoaks di Medsos
Advertisement . Scroll to see content

Mengejutkan, dr Tirta Umumkan Hiatus dari Threads dan X

Sabtu, 01 Agustus 2026 - 16:24:00 WIB
Mengejutkan, dr Tirta Umumkan Hiatus dari Threads dan X
Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Tirta Mandira Hudhi, mengumumkan akan mengurangi aktivitas di media sosial dan hiatus dari sejumlah platform. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Tirta Mandira Hudhi, mengumumkan akan mengurangi aktivitas di media sosial dan hiatus dari sejumlah platform yang selama ini menjadi sarana berbagi edukasi kesehatan. Keputusan tersebut disampaikan melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, Sabtu (1/8/2026).

Dalam video tersebut, dr Tirta mengatakan telah membatasi waktu penggunaan media sosial agar bisa lebih fokus menjalani aktivitas di dunia nyata.

“Jadi kemarin saya membuat sebuah sharing bahwa saya memutuskan mengurangi aktivitas media sosial. Di Instagram screen time-nya mentok cuma 1,5 jam, di TikTok cuma satu jam. Ya sisanya buat follow up, jadi dua jam per hari,” katanya.

Selain membatasi penggunaan Instagram dan TikTok, dr. Tirta juga memutuskan untuk hiatus dari akun Threads dan X. Sementara itu, pengelolaan akun Facebook dan YouTube diserahkan kepada tim admin.

“Dan saya hiatus atau deaktif akun Threads, dan hiatus dari X. Sama untuk Facebook dan YouTube dikasih admin. Tapi sebenarnya sharing itu tujuannya kalau buat ada brand atau klien atau teman-teman yang interaksi itu nggak kaget atau reply-reply terus gitu loh,” ujarnya.

Menurut dr Tirta, ada empat alasan utama yang membuatnya memilih mengurangi aktivitas di media sosial. Alasan pertama adalah untuk mendapatkan ketenangan batin serta lebih fokus kepada keluarga, rekan terdekat, dan kehidupan nyata.

Dia mengatakan keputusan tersebut sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang beredar di kalangan netizen, mulai dari dugaan dirinya mengalami stres, dibungkam, hingga dikaitkan dengan permainan klub sepak bola Liverpool.

“Jadi alasan pertama adalah karena ingin mencari inner peace. Jadi otak saya tuh terlalu ramai dan saya pengen kontemplasi diri. Karena usia ini udah 35, jadi pengen fokus untuk ke diri sendiri dan keluarga dan rekan terdekat,” katanya.

Alasan kedua, dia ingin memusatkan perhatian pada pendidikan yang sedang ditempuh. Meski demikian, dr Tirta tidak mengungkapkan secara rinci bidang studi yang sedang dijalaninya.

“Yang nomor dua, jelas sekolah. Jadi saya sudah berjanji pada diri saya sendiri, saya ingin sekolah. Jadi tiap dua tahun sekali tuh harus sekolah. Nah, sekolahnya apa tuh kalian nggak perlu tahu, yang penting saya sekolah. Jadi harus fokus untuk belajar ilmu lagi, biar fokus,” ujarnya.

Selanjutnya, dr Tirta ingin lebih fokus bekerja di dunia nyata. Dia mengaku sebelumnya dapat menghabiskan waktu hingga lima sampai enam jam setiap hari di media sosial sehingga mengurangi produktivitas.

“Yang ketiga, jelas biar fokus untuk bekerja di dunia nyata. Saya merasa bahwa waktu yang saya habiskan di sosial media itu bisa lima sampai enam jam per hari, dan itu waktunya kayak terasa cepat. Dan itu terlihat efektif, kelihatan ketika saya sudah mengurangi waktu di medsos tuh saya jadi lebih fokus dalam bekerja,” katanya.

Alasan terakhir berkaitan dengan keinginannya mengurangi sifat impulsif akibat terlalu sering berinteraksi di media sosial. Menurut dia, respons berupa like dan komentar dapat memicu pelepasan dopamin yang berpotensi menimbulkan kecanduan.

“Dan yang terakhir, itu jelas ya, untuk mengurangi rasa impulsif, gampang reply, karena menurut saya like dan comment itu dopamine booster. Dan itu nyandu, yang menurut saya sangat dangerous. Jadi saya ingin berhenti dan mengurangi hal itu agar tidak dicontoh oleh anak-anak saya ke depannya,” ujarnya.

Meski memilih mengurangi aktivitas di media sosial, dr Tirta menegaskan tidak melarang orang lain untuk tetap aktif menggunakan berbagai platform digital.

“Dan itu aja kalau buat kalian. Kalau kalian ingin enjoy medsos ya itu pilihan kalian, nggak masalah. Itu hanya sebuah kabar dan news, terserah kalian mau dengar apa enggak, tapi saya sangat apresiasi terhadap teman-teman yang kemarin WA saya,” katanya.

Dia juga memastikan kondisinya saat ini dalam keadaan baik. Masyarakat, kata dia, masih bisa menjumpainya beraktivitas di toko, kantor, maupun saat berolahraga di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) dan Lapangan Pancasila UGM.

“Tapi tenang, alhamdulillah saya baik-baik saja dan Anda masih bisa menemukan saya di sekitar toko, kantor, atau GBK, dan di sekitar Lapangan Pancasila UGM,” ujarnya.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut