Mengenal Seni Ikebana, Merangkai Bunga ala Jepang yang Melambangkan Kehidupan
JAKARTA, iNews.id – Tahukah kamu seni merangkai bunga ala Jepang, Ikebana. Seni merangkai bunga ini memiliki filosofi yang dalam melambangkan kehidupan manusia.
Memang bukan rahasia lagi kalau orang Jepang sangat menghargai alam, hal tersebut kemudian mempengaruhi berbagai budaya yang mereka miliki. Salah satu budaya tradisional Jepang yang menarik adalah ikebana.
Kata ikebana sendiri terdiri dari dua kanji, yaitu ike yang berarti hidup dan hana yang berarti bunga. Jadi, rangkaian bunga ikebana adalah merangkai bunga agar tampak hidup.
Seni ikebana adalah kegiatan merangkai bunga untuk membentuk karangan yang indah. Rangkaian ikebana memadukan berbagai hal dari tamanan, tidak hanya bunga tetapi juga meliputi ranting, daun, hingga rerumputan. Bagi masyarakat Jepang rangkaian ikebana memiliki filosofi yang melambangkan keselarasan antara langit, bumi, dan manusia.
Diketahui seni Ikebana ditemukan pada abad ke-15. Kala itu ikebana disebut dengan tatebana yang memiliki arti bunga yang berdiri. Kemudian di abad ke-17 berkembang menjadi gaya rikka, rangkaian bunga yang lebih indah, rumit, dan lebih kompleks daripada rangkaian tatebana. Gaya rikka awal merujuk pada gunung Meru yang diangap pusat semesta dalam agama Buddha. Gaya ini diciptakan oleh seorang biksu Buddha dari Sekolah Ikenobo sehingga rangkaian bunga ini dipengaruhi oleh agama Buddha.