Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lesti Kejora Umumkan Hiatus dari Dunia Hiburan!
Advertisement . Scroll to see content

Mobil Dibakar Dituding Rekayasa, Via Vallen: Udah Sebulan Habis Asuransinya

Kamis, 02 Juli 2020 - 14:59:00 WIB
Mobil Dibakar Dituding Rekayasa, Via Vallen: Udah Sebulan Habis Asuransinya
Via Vallen buka suara dituduh rekayasa pembakaran mobilnya. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pedangdut Via Vallen tengah mengalami musibah karena mobil mewahnya dibakar oleh orang tidak dikenal. Namun, kejadian itu malah dituduh oleh netizen sebagai rekayasa.

Melalui unggahan di Instagram Story, Via Vallen menjawab pertanyaan warganet yang menduga terbakarnya mobil Via Vallen hanya rekayasa. Hal itu lantaran Via Vallen seharusnya mendapatkan penggantian asuransi dari peristiwa terbakar mobil mewahnya tersebut.

"Buat yang dari kemarin suudzon bilang ini settingan dan lain-lain, mobil saya udah sebulan habis asuransinya dan belum diperpanjang lagi," tulis Via Vallen dalam unggahannya, dikutip Kamis (2/7/2020).

Pelantun "Sayang" itu mengaku tidak bisa mendapat penggantian mobil baru karena mobil mewahnya sedang tidak dalam perlindungan asuransi karena habis masa berlakunya.

"Jadi enggak ada yang namanya tinggal diklaim dapat ganti mobil baru," tulis Via Vallen menambahkan.

Via Vallen mengaku sangat sedih karena masih ada pihak-pihak yang menganggap musibah yang menimpanya itu hanya rekayasa.

"Semoga kalian yang suka suudzon bisa berpikir lebih positif terhadap musibah orang lain," tulisnya.

Sebelumnya, polisi telah menangkap pelaku pembakaran mobil mewah Alphard milik Via Vallen yang terbakar pada Selasa (30/6/2020).

Dari pemeriksaan, pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu mengaku sebagai salah satu penggemar berat dari Via Vallen.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut