Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Arda Hatna Jadi Korban Penipuan Ogah Ungkap Nominal Kerugian, Ini Alasannya
Advertisement . Scroll to see content

Pelaku Penipuan Masih Buron, Arda Hatna Berharap Tak Ada Korban Lain

Rabu, 09 September 2026 - 08:05:00 WIB
Pelaku Penipuan Masih Buron, Arda Hatna Berharap Tak Ada Korban Lain
Musisi Arda Hatna mengungkap perkembangan kasus dugaan penipuan yang menimpa dirinya dan sang istri, Tantri Syalindri alias Tantri Kotak. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Musisi Arda Hatna mengungkap perkembangan kasus dugaan penipuan yang menimpa dirinya dan sang istri, Tantri Syalindri alias Tantri Kotak. Hingga kini, pelaku yang dilaporkan dalam kasus tersebut masih dalam pencarian pihak berwajib alias buron.

Arda mengatakan kasus dugaan penipuan tersebut kini telah masuk ke Polda. Dia bersama pihak terkait masih menunggu proses penanganan lebih lanjut dari kepolisian.

"Kasusnya sudah masuk Polda. Para terlapor sudah melakukan tugasnya dan sekarang kita tunggu kepolisian untuk menangani kasusnya. Masih lanjut lah, kan orangnya masih buron," ujar Arda di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat belum lama ini.

Di tengah proses hukum yang masih berjalan, Arda turut menyoroti kondisi sang istri. Dia tidak menampik bahwa kasus tersebut sempat menguras energi, waktu, hingga kondisi psikis Tantri.

Namun, dukungan keluarga menjadi salah satu hal yang membantu Tantri melewati masa sulit tersebut. Arda menyebut kondisi mental sang istri kini perlahan mulai tertata.

"Kondisi karena kasus ini ya pasti menguras lah ya, menguras energi, menguras waktu. Akhirnya dia kembali lagi ke keluarga, bahwa dalam kasus-kasus seperti ini pentingnya keluarga untuk memeluk dan tahu tujuan bahwa dia pulang itu ada keluarga. Makanya mentalnya sedikit demi sedikit tertata," katanya.

Arda, yang dikenal sebagai mantan vokalis band Naff, kemudian menjelaskan alasan dirinya memilih membagikan kasus tersebut melalui media sosial. Menurut dia, langkah itu bukan semata-mata untuk mengumbar pengalaman buruk yang dialami keluarganya.

Sebaliknya, Arda ingin kasus yang dialaminya bersama Tantri dapat menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan.

Dia berharap pengalaman pahit tersebut tidak kembali dialami oleh orang lain. Arda juga ingin masyarakat bisa mengambil pelajaran dari kasus yang menimpa keluarganya.

"Bukan karena mau berbagi kasus buruk, tapi kita mau tidak jangan sampai ada korban lain. Mungkin hal buruk yang terjadi di kita bisa bermanfaat buat orang lain gitu, artinya kita bagi di tempat lain agar ‘Oh ada yang masalah begini, aduh nggak mau deh’," ujar Arda.

Arda berharap proses hukum terhadap kasus tersebut dapat segera menemukan titik terang. Di sisi lain, dia ingin informasi yang dibagikan kepada publik dapat membantu masyarakat mengenali dan menghindari modus serupa sehingga tidak ada lagi korban berikutnya.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut