Penyebab Kematian Temon akibat Serangan Jantung? Ini Faktanya
JAKARTA, iNews.id – Meninggalnya komedian Simson Rarameha Ngadang atau Temon masih menyisakan tanda tanya, terlebih terkait penyebab kematian Temon yang hingga kini belum disampaikan pihak keluarga. Meski begitu, ada dugaan Temon meninggal dunia akibat serangan jantung. Benarkah?
Dugaan tersebut muncul dari pernyataan kakak komedian Abdel Achrian, Mei, yang datang melayat ke rumah duka mewakili sang adik. Saat ditanya mengenai kondisi Temon sebelum meninggal dunia, Mei mengaku hanya mengetahui informasi yang disampaikan Abdel.
“Ya, terakhir sih katanya sakit-sakit gitu, tapi enggak tahu saya. Abdel sih bilangnya serangan jantung, tapi enggak tahu sebenarnya. Saya juga belum tanya, enggak tanya ke istrinya kayaknya,” ujar Mei pada awak media di rumah duka di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (12/7/2026).
Meski demikian, pernyataan tersebut masih sebatas informasi yang didengar dari Abdel dan belum dapat dipastikan sebagai penyebab resmi meninggalnya Temon.
Sementara itu, putri kelima Temon, Rambu, mengungkapkan bahwa ayahnya memang memiliki riwayat tekanan darah tinggi. Namun, menurutnya, sang ayah tidak pernah mengeluhkan kondisi kesehatannya kepada anak-anak.
“Saya tahunya punya darah tinggi. Yang saya tahu itu, darah tinggi saja. Papa tuh enggak pernah mengeluh kalau sakit. Dia suka dipendam sendiri,” kata Rambu.
Rambu juga mengaku sama sekali tidak melihat tanda-tanda kondisi kesehatan ayahnya memburuk sebelum berpulang. Komunikasi terakhir mereka terjadi pada pertengahan pekan lalu, ketika Temon hanya menghubunginya untuk memberikan informasi mengenai sebuah seminar.
“Malam Rabu kalau nggak salah, malam Rabu minggu ini komunikasi terakhir. Cuma kayak ngasih tahu ada seminar buat saya ikutin. Enggak sih, enggak ada tanda-tanda apa-apa,” ungkapnya.
Menurut penuturan Rambu, kabar duka datang secara mendadak pada Minggu (12/7/2026). Sekitar pukul 08.30 WIB, ia mendapat telepon dari kakaknya yang mengabarkan Temon dilarikan ke rumah sakit karena kondisi kesehatannya menurun.
“Saya kurang tahu spesifiknya, tapi saya dikabarin sekitar jam 8 lewat, 8.30-an. Yang ngabarin kakak, abang. (Abang) Ngabarin papa masuk rumah sakit, terus sudah, langsung ke rumah sakit, terus pas telpon lagi mau ngabarin lagi OTW, dikabarinya sudah enggak ada,” tutur Rambu.
Hingga berita ini ditulis, keluarga belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab pasti meninggalnya Temon. Dengan demikian, dugaan serangan jantung masih belum dapat dipastikan.
Sebagai catatan, informasi yang telah disampaikan keluarga baru sebatas riwayat hipertensi yang dimiliki almarhum serta kronologi dirinya sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.
Editor: Muhammad Sukardi