Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sarwendah Masukkan Status Tersangka Ruben Onsu ke Gugatan Hak Asuh Anak, Pengamat Ungkap Ini Dampaknya
Advertisement . Scroll to see content

Penyebar Video Fitnah Sarwendah Ambil Uang Ruben Onsu Akhirnya Minta Maaf, Ini Klarifikasinya!

Kamis, 10 September 2026 - 15:44:00 WIB
Penyebar Video Fitnah Sarwendah Ambil Uang Ruben Onsu Akhirnya Minta Maaf, Ini Klarifikasinya!
Sarwendah akhirnya minta maaf. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Penyebar video yang menuding artis Sarwendah mengambil uang dari brankas Ruben Onsu akhirnya meminta maaf secara terbuka. Permintaan maaf itu disampaikan melalui media sosial setelah pihak Sarwendah memastikan video yang beredar merupakan konten palsu hasil rekayasa AI.

Kuasa hukum Sarwendah, Abraham Simon, mengungkap pembuat sekaligus penyebar video tersebut telah menyampaikan permintaan maaf setelah pihaknya memberikan klarifikasi mengenai video yang telanjur beredar luas.

"Setelah kami menyampaikan bahwa itu hoaks, yang bersangkutan, akun yang bersangkutan, sudah melakukan permintaan maaf secara langsung di medsosnya yang bersangkutan, ada di situ," kata Abraham saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Meski pelaku telah meminta maaf, tim hukum Sarwendah masih mempertimbangkan apakah persoalan tersebut akan dibawa ke jalur hukum.

Abraham mengatakan keputusan itu akan dibicarakan terlebih dahulu bersama Sarwendah. Pihaknya juga akan melihat apakah permintaan maaf tersebut dapat dianggap sebagai bentuk iktikad baik.

"Saya diskusikan dulu dengan klien. Yang pasti sudah ada permintaan maaf. Kita lihat apakah ini sebagai itikad baik, nanti klien yang menilai itu," ujarnya.

Sebelumnya, Sarwendah dituding mengambil uang dari brankas milik mantan suaminya, Ruben Onsu. Tuduhan tersebut muncul setelah sebuah video beredar di media sosial dan diklaim sebagai rekaman CCTV.

Namun, pihak Sarwendah membantah keras tudingan tersebut. Mark Adrianus Ambarita selaku kuasa hukum menegaskan video itu bukan rekaman asli.

"Berdasarkan konfirmasi kami kepada klien kami, hal tersebut: satu, tidak benar; kedua, itu bukan video asli, melainkan video AI," tegas Mark.

Mark menilai perkembangan teknologi kecerdasan buatan kini membuat video manipulasi terlihat semakin nyata. Kondisi tersebut membuat masyarakat perlu lebih berhati-hati sebelum mempercayai sebuah konten yang beredar di media sosial.

"Teman-teman bisa menilailah ya perbuatan itu. Makin ke sini kan makin canggih, ya kan? Makin canggih bahwa yang namanya AI itu makin real," tuturnya.

Kuasa hukum lainnya, Chris Sam Siwu, juga meminta masyarakat menghentikan penyebaran ulang video tersebut.

Menurutnya, meski pembuat konten sudah meminta maaf, persoalan dapat kembali membesar apabila warganet terus melakukan repost terhadap video yang telah dinyatakan sebagai hoaks.

"Ketika yang pembuatnya sudah selesai, sudah minta maaf, nah ini masyarakat yang lain yang mungkin mau memperburuk situasi dengan me-repost, ya kami harap tidak melakukan penyebaran lagi dari konten yang sudah jelas-jelas itu hoaks," ujar Chris.

Sementara itu, Abraham menyebut Sarwendah sendiri telah memberikan klarifikasi melalui media sosial pribadinya terkait tudingan tersebut.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut