Pertaruhkan Nyawa di Atas Ring, Ini Alasan Bedu Nekat Hadapi Vicky Prasetyo
JAKARTA, iNews.id - Duel tinju Vicky Prasetyo melawan komedian Bedu dan Dede Sunandar sempat dituding hanya rekayasa atau gimik untuk hiburan. Namun, Bedu membantah tudingan tersebut dan menegaskan pertarungan yang mereka jalani benar-benar mempertaruhkan keselamatan.
Bedu mengatakan tidak ada orang yang rela menerima pukulan hingga mengalami cedera hanya demi sebuah konten. Pernyataan itu disampaikan setelah Dede Sunandar sempat dilarikan ke ICU usai bertanding, sementara kepala Bedu juga mengalami benjol akibat pukulan lawan.
"Kalau kita gimik masa iya siapa sih yang mau gimik dibonjokin gitu kan? Kita hanya ingin memberikan hiburan, walaupun keselamatan kita menjadi taruhannya," tegas Bedu belum lama ini.
Di balik keberaniannya naik ke atas ring, Bedu mengungkap alasan utama dirinya menerima tantangan tersebut. Dia dan Dede Sunandar bertanding untuk mencari nafkah demi memenuhi kebutuhan keluarga, terutama pendidikan anak-anak mereka.
"Kita ambil ini bukan untuk apa, ya ini pekerjaanlah. Ya kita sebagai sosok ayah, Dede juga lagi butuh, saya juga, ya ini kebutuhan, butuh juga gitu kan. Walaupun ini mencari uang tapi tetap keselamatan saya perhatikan," tutur Bedu.
Bagi Bedu, keputusan bertanding bukan semata soal adu kekuatan atau mencari popularitas. Dia menyadari ada risiko besar yang harus dihadapi ketika berada di atas ring, tetapi kebutuhan keluarga membuatnya tetap berani mengambil pekerjaan tersebut.
Momen emosional bahkan terjadi setelah pertandingan. Bedu mengaku dirinya dan Dede saling mencurahkan isi hati ketika berada di hotel setelah menjalani pertarungan.
Keduanya merasa bersyukur karena uang yang diperoleh dari pertandingan bisa langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan anak-anak, termasuk membayar kewajiban sekolah.
"Bener-bener sama-sama kita tuh di hotel saling curhatlah, 'De, uang masuk nih, De, syukur.' 'Dapet uang nih, De, buat bayar anak-anak.' 'Iya, Bang, emang,' kata Dede bilang gitu," kata Bedu.
Bedu menilai rasa sakit dan risiko yang mereka rasakan di atas ring menjadi bagian dari perjuangan seorang ayah. Menurut dia, seorang kepala keluarga akan melakukan berbagai cara untuk memastikan kebutuhan anak dan keluarganya terpenuhi.
"Ya itulah seorang laki-laki, seorang ayah ya kita membuktikan tanggung jawab sebagai seorang ayah tuh memang seperti ini. Apapun dia akan lakukan demi membahagiakan anak-anak dan keluarganya," ujarnya.
Editor: Dani M Dahwilani