Pesan Harry Kiss ke Pencuri Lampu Solar Panel Makam Vidi Aldiano: Semoga Dapat Hidayah
JAKARTA, iNews.id - Ayah almarhum Vidi Aldiano, Harry Kiss, akhirnya buka suara setelah lampu solar panel yang dipasang di makam putranya dilaporkan hilang diduga dicuri. Alih-alih melontarkan kemarahan, Harry justru menyampaikan doa untuk orang yang mengambil lampu tersebut.
Harry Kiss berharap pelaku pencurian mendapat petunjuk dan menyadari perbuatannya. Hal itu disampaikan Harry melalui unggahan di Instagram.
“Semoga malingnya dapat hidayah,” tulis Harry Kiss, dikutip Rabu (9/9/2026).
Sebelumnya, Harry mengungkap bahwa dirinya mendapat kabar mengenai hilangnya lampu solar panel dari penjaga makam Vidi di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Menurut keterangan penjaga makam, lampu tersebut masih ada pada siang hari, Senin, 7 September 2026. Namun, ketika penjaga datang kembali keesokan harinya untuk menyiram makam, lampu solar panel tersebut sudah tidak ditemukan.
Keluarga kemudian menduga lampu itu diambil pada malam hari.
Harry pun sempat menyinggung kejadian tersebut dengan nada menyindir. Ia mengaku heran karena lampu solar panel yang dipasang di makam putranya justru menjadi sasaran pencurian.
“Pertama dalam sejarah dunia persilatan, ada maling lampu solar panel makam Vidi disumpahin 469 ribu orang dalam semalam,” kata Harry Kiss.
Kabar tersebut langsung mengundang perhatian netizen. Banyak warganet mengecam tindakan pencurian tersebut dan menunjukkan rasa prihatin kepada keluarga Vidi.
Sebagian netizen bahkan menyarankan Harry agar mempertimbangkan lokasi lain yang dinilai lebih aman untuk makam Vidi. Namun, Harry memastikan keluarga tetap memilih TPU Tanah Kusir sebagai tempat peristirahatan terakhir Vidi.
“TPU Tanah Kusir lebih dekat,” ujar Harry.
Lampu solar panel tersebut sebenarnya dipasang bukan sekadar untuk mempercantik area makam. Harry sebelumnya menjelaskan bahwa keluarga sengaja memasangnya karena banyak peziarah datang setelah Magrib.
“Banyak yang ziarah setelah maghrib, jadi saya pasangkan lampu solar panel agar terang saat hari mulai gelap,” kata Harry di Instagram.
Dengan adanya penerangan tersebut, para peziarah diharapkan tetap bisa berziarah dengan nyaman meski hari telah gelap.
Kini, lampu yang diperuntukkan bagi kebutuhan para peziarah itu justru menghilang. Meski demikian, Harry memilih meresponsnya dengan doa agar orang yang mengambilnya mendapatkan hidayah.
Editor: Muhammad Sukardi