Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Live Podcast Kata Dokter - HIV/AIDS Sekarang
Advertisement . Scroll to see content

Podcast Gelisah Episode 44, Nasib TV Analog Kemudian

Kamis, 02 Desember 2021 - 19:46:00 WIB
Podcast Gelisah Episode 44, Nasib TV Analog Kemudian
Nasib Tv analog kemudian bersama Gerryantika. (Foto: MNC Media)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Tahu nggak sih kalau dunia pertelevisian Indonesia akan beralih ke televisi digital? Saat ini dunia pertelevisian di Indonesia masih menggunakan siaran TV analog

TV analog merupakan siaran yang mengandalkan atau bergantung pada frekuensi yang berasal dari pemancar lalu ditangkap oleh antena sehingga ketika cuaca buruk terjadi maka frekuensi yang akan dipancarkan menjadi berkurang dan tayangan yang disiarkan di televisi menjadi tidak jelas.

Migrasi analog ke digital ini bonusnya adalah mempercepat internet. TV analog dinilai boros terhadap frekuensi dikarenakan TV analog membutuhkan satu pemancar untuk satu stasiun televisi.

Berbeda dengan TV digital yang cukup dengan satu pemancar yang dapat berisikan 12 stasiun televisi. Beralihnya siaran TV analog ke siaran TV digital di Indonesia menjadi peluang besar bagi teknologi generasi ke lima (5G). 

“Jadi dari hasil beralihnya TV analog ke digital ini, ini bener-bener internet kecepatan tinggi (Embed internet kecepatan tinggi dengan utm link), jadi 5G tuh akan bener-bener terjadi di Indonesia” ujar Gerryantika selaku Direktur Penyiaran Kominfo.

Tidak dipungkiri lagi bahwa kecepatan internet di Indonesia akan semakin maju sehingga pertumbuhan pendidikan maupun sektor lainnya akan berkembang, karena seperti yang kita ketahui bahwa internet merupakan kebutuhan yang wajib ada dalam kehidupan sehari-hari kita.

Beralihnya siaran TV analog ke digital membuat sebagian masyarakat khawatir. Hal ini dikarenakan sebagian masyarakat memiliki televisi yang tidak mendukung atau tidak dapat menikmati siaran TV digital. 

“Kalo belum support digital, beli aja set top box,” kata Gerryantika.

Siaran TV digital bukan siaran yang menggunakan internet, paket data, ataupun TV berbayar. 

“Kalo TV digital itu sama kaya TV biasa analog, cuma frekuensinya berbeda” ujar Wibhi Gunawan.

Peralihan siaran TV analog ke TV digital akan dimulai pada tahun 2022 mendatang yang sebelumnya dijadwalkan untuk tahap pertama akan rampung pada bulan Agustus tahun ini. Tertundanya hal tersebut dikarenakan situasi pandemi Covid-19 yang ada pada saat ini.

Dengan adanya peralihan siaran TV digital memiliki beberapa keuntungan, yaitu mempercepat internet, gambar dan suara yang lebih jernih. Nah, pas banget nih! Podcast Gelisah Eps.44 bareng Wibhi Gunawan bersama Gerryantika selaku Direktur Penyiaran Kominfo akan ngebahas tentang kegelisahan masyarakat tentang adanya peralihan siaran TV analog ke siaran TV digital.

Bagaimana ya nasib televisi ke depan? Yuk dengerin selengkapnya di Roov supaya tidak ketinggalan infonya. Unduh aplikasi Roov di Google Play Store dan Apple App Store.

Editor: Dyah Ayu Pamela

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut