Profil Freddie Jackson, Legenda R&B yang Meninggal Dunia di Usia 69 Tahun
JAKARTA, iNews.id – Dunia musik R&B kembali berduka. Penyanyi legendaris Freddie Jacksonmeninggal dunia pada Senin, 5 Oktober 2026, di usia 69 tahun.
Kepergian Freddie Jackson untuk selama-lamanya meninggalkan warisan panjang melalui lagu-lagu romantis yang menjadi bagian dari perjalanan musik R&B era 1980-an.
Kabar meninggalnya Freddie Jackson disampaikan pihak keluarga melalui akun media sosial resmi sang penyanyi pada Selasa, 6 Oktober 2026.
Dalam pernyataan tersebut, keluarga mengenang Freddie bukan hanya sebagai penyanyi dengan suara legendaris, tetapi juga sebagai sosok yang baik dan dermawan.
"Freddie lebih dari sekadar suara legendaris. Dia adalah sosok yang baik dan dermawan yang mencintai penggemar, keluarga, teman-temannya, dan musiknya dengan sepenuh hati," demikian pernyataan keluarga, dikutip Rabu (7/10/2026).
Freddie Jackson meninggal hanya tiga hari setelah ulang tahunnya. Hingga kini, keluarga belum mengungkap penyebab resmi kematiannya.
Lantas, siapa sebenarnya Freddie Jackson? Simak informasi selengkapnya hanya di artikel ini.
Freddie Jackson lahir dan besar di Harlem, New York. Ia mengenal musik sejak usia muda dan mendapatkan dasar bernyanyi melalui musik gospel di White Rock Baptist Church.
Di gereja tersebut, Freddie bertemu dengan Paul Laurence, sosok yang kelak menjadi produser sekaligus rekan penulis lagu penting dalam perjalanan kariernya.
Setelah menyelesaikan pendidikan, Freddie Jackson bergabung dengan grup LJE atau Laurence-Jones Ensemble dan mulai tampil di berbagai klub di New York. Pada awal 1980-an, ia sempat pindah ke California dan menjadi vokalis utama grup R&B Mystic Merlin.
Namun, Freddie kemudian kembali ke New York. Ia bekerja bersama Paul Laurence di Hush Productions dan sempat menjadi penyanyi latar untuk Melba Moore sebelum akhirnya mendapatkan kesempatan untuk bersolo karier.
Titik balik karier Freddie Jackson terjadi pada 1985 ketika ia merilis album debut Rock Me Tonight melalui Capitol Records.
Lagu utama album tersebut, “Rock Me Tonight (For Old Times’ Sake)”, langsung menjadi hit besar. Lagu itu bertahan selama enam pekan di posisi pertama tangga lagu R&B Amerika Serikat.
Kesuksesan tersebut berlanjut lewat “You Are My Lady”, yang juga menduduki posisi teratas tangga lagu R&B. Lagu tersebut bahkan menjadi salah satu karya Freddie yang paling populer dan mencapai posisi ke-13 di Billboard Hot 100. Album Rock Me Tonight sendiri meraih status platinum.
Suara lembut dan karakter vokal emosional Freddie kemudian membuatnya dikenal sebagai salah satu penyanyi penting dalam perkembangan R&B romantis dan quiet storm pada era tersebut.
Kesuksesan Freddie Jackson tidak berhenti pada album debut. Ia kembali meraih prestasi melalui album kedua, Just Like the First Time, yang juga mendapatkan status platinum.
Album tersebut menghasilkan sejumlah lagu populer, seperti:
* Tasty Love
* Have You Ever Loved Somebody
* Jam Tonight
* I Don’t Want to Lose Your Love
“Tasty Love”, “Have You Ever Loved Somebody”, dan “Jam Tonight” masing-masing berhasil mencapai posisi nomor satu di tangga lagu R&B.
Karier Freddie terus berlanjut melalui album-album seperti Don’t Let Love Slip Away (1988), Do Me Again (1990), Here It Is (1994), Private Party (1995), hingga sejumlah album independen.
Album terakhir yang tercantum dalam katalog resminya adalah My First Love yang dirilis pada 2023.
Kehebatan Freddie Jackson juga diakui oleh industri musik Amerika Serikat. Ia mendapatkan dua nominasi Grammy pada 1986.
Freddie masuk nominasi kategori Best New Artist dan Male R&B Vocal Performance untuk lagu “You Are My Lady”.
Sepanjang kariernya, Freddie dikenal sebagai salah satu penyanyi R&B dengan catatan tangga lagu yang kuat. Sepuluh lagunya pernah mencapai posisi nomor satu di tangga lagu R&B Amerika Serikat.
Di balik perjalanan panjangnya di dunia musik, Freddie Jackson juga sempat menghadapi masalah kesehatan.
Pada 2024, ia mengungkap bahwa dirinya telah didiagnosis mengalami penyakit ginjal. Freddie memilih terbuka mengenai kondisi tersebut dan mengatakan ingin menghadapi perjalanan kesehatannya dengan keterbukaan dan keteguhan.
“Saya telah didiagnosis mengidap penyakit ginjal. Perjalanan ini memiliki banyak tantangan, tetapi saya memutuskan untuk menghadapinya dengan keterbukaan dan keteguhan,” kata Freddie saat itu.
Ia kemudian bekerja sama dengan National Kidney Foundation untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai penyakit ginjal.
Meski memiliki riwayat penyakit ginjal, belum ada keterangan resmi yang menyebut penyakit tersebut sebagai penyebab kematian Freddie Jackson. Keluarga juga belum mengungkap penyebab kematiannya.
Freddie Jackson meninggal pada 5 Oktober 2026, hanya tiga hari setelah ulang tahunnya yang ke-69.
Dalam pernyataan duka, keluarga menyebut lagu-lagu Freddie selama puluhan tahun telah menjadi bagian dari kisah cinta, perayaan, dan kenangan berharga para pendengarnya.
Keluarga juga menyampaikan terima kasih kepada setiap penggemar yang pernah bernyanyi bersama, menari, atau merasakan sesuatu ketika Freddie berada di atas panggung.
“Untuk semua orang yang pernah bernyanyi bersama, menari, atau merasakan sesuatu ketika Freddie tampil di atas panggung, terima kasih. Kalian adalah keluarga baginya, dan dia selalu membawa cinta kalian di dalam dirinya,” ungkap keluarga.
Kepergian Freddie Jackson menjadi kehilangan besar bagi dunia R&B. Namun, suara dan karya yang lahir sepanjang perjalanan kariernya akan terus hidup melalui lagu-lagu seperti “You Are My Lady”, “Rock Me Tonight”, “Tasty Love”, dan “Have You Ever Loved Somebody”.
Freddie Jackson mungkin telah pergi, tetapi suara emasnya tetap menjadi bagian dari sejarah panjang musik R&B.
Editor: Muhammad Sukardi