Profil Ndhank Surahman Hartono, Mantan Gitaris Stinky yang Meninggal Dunia
JAKARTA, iNews.id – Profil Ndhank Surahman Hartono banyak dicari publik sekarang. Mantan gitaris band Stinky itu meninggal dunia.
Ya, dunia musik Indonesia kembali kehilangan salah satu sosok pentingnya. Ndhank Surahman Hartono, gitaris sekaligus pencipta lagu di balik kejayaan band Stinky, meninggal dunia pada Sabtu, 18 April 2026.
Kabar duka ini menyebar cepat di kalangan musisi dan penggemar musik era 90-an. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab wafatnya almarhum.
Terlepas dari itu, sosok Ndhank memiliki jasa yang luar biasa besar dalam band Stinky, termasuk popularitas Andre Taulany. Pria itu adalah orang di balik lagu 'Mungkinkah' yang sangat terkenal.
Kabar Duka, Ndhank Surahman Mantan Gitaris Stinky Meninggal Dunia
Lantas, siapa sebenarnya Ndhank Surahman Hartono? Simak ulasan selengkapnya hanya di artikel ini.
Bagi generasi 90-an, lagu Mungkinkah bukan sekadar musik, melainkan bagian dari kenangan. Di balik lagu itulah, ada peran besar Ndhank sebagai pencipta sekaligus gitaris yang membentuk warna khas Stinky.
Usai Pecat Pengacara, Ndhank Kini Minta Maaf karena Sudah Bikin Gaduh
Tak banyak yang tahu, Ndhank bukan hanya pemain gitar di atas panggung. Dia adalah salah satu sosok kreatif yang meramu lagu-lagu Stinky hingga bisa diterima luas oleh publik.
Melodi gitar yang sederhana namun emosional menjadi ciri khas yang ikut mengangkat nama band tersebut ke puncak popularitas.
Usai Tuntut Andre Taulany Rp35 Miliar Ndhank Malah Pecat Pengacaranya, Ada Apa?
Waktu demi waktu bergulir, dan setelah masa kejayaan Stinky meredup, langkah Ndhank pun perlahan menjauh dari sorotan. Dia sempat mengalami masalah kesehatan yang membuatnya vakum dari aktivitas bermusik.
Sejak saat itu, namanya jarang terdengar di industri hiburan. Tidak seperti rekan-rekannya yang tetap aktif di layar kaca, Ndhank memilih jalur yang lebih tenang, jauh dari gemerlap dunia entertainment.
Bertahun-tahun setelah menghilang, nama Ndhank kembali muncul ke permukaan. Bukan karena karya baru, melainkan sikap tegasnya soal hak cipta.
Dia melarang lagu-lagu ciptaannya, termasuk 'Mungkinkah', dibawakan tanpa izin. Sikap itu memicu konflik dengan mantan rekan satu bandnya, termasuk Andre Taulany.
Di luar musik, kehidupan Ndhank juga mengalami perubahan besar. Dia sempat menjadi sorotan setelah memutuskan berpindah keyakinan pada 2011.
Ya, Ndhank memutuskan untuk pindah agama, dari Islam ke Kristen. Keputusan itu tidak datang secara instan. Dia melewati proses panjang, termasuk perdebatan, pencarian, hingga akhirnya mengambil jalan yang diyakininya.
Pilihan tersebut sempat membuatnya menghadapi tekanan sosial, bahkan dikabarkan dijauhi oleh sebagian lingkungan terdekatnya.
Kini, Ndhank Surahman telah berpulang. Dia mungkin tidak selalu berada di garis depan popularitas, tetapi jejaknya tetap tertinggal dalam sejarah musik Indonesia.
Lagu-lagu yang dia ciptakan masih diputar, masih dinyanyikan, dan masih menghidupkan kenangan banyak orang. Ini menjadi bukti bahwa karyanya akan selalu dikenang hingga kapanpun.
Editor: Muhammad Sukardi