Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dokter Tegaskan Filler Memperbesar Payudara Tidak Hilang dalam Tubuh, Ini Penjelasannya
Advertisement . Scroll to see content

Profil Nindy Ellesse, Penyanyi Top Era 1980-an Meninggal Setelah Berjuang Melawan Kanker Payudara

Senin, 03 Januari 2022 - 10:49:00 WIB
Profil Nindy Ellesse, Penyanyi Top Era 1980-an Meninggal Setelah Berjuang Melawan Kanker Payudara
Foto kenangan Nindy Ellessse penyanyi top era 1980-an bersama suaminya. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pencinta musik lawas Tanah Air pasti masih mengingat Nindy Ellesse. Dia terkenal sebagai penyanyi era 1980-an yang cukup produktif pada masanya. Namun sosok penyanyi cantik ini tinggal kenangan. Nindy berpulang ke pangkuan Yang Maha Kuasa pada Minggu 2 Januari 2022. 

Diketahui Nindy pertama kali terjun ke belantika musik Indonesia sejak 1986. Nindy Ellesse telah merilis sejumlah album musik di era 1980-an. Di antaranya saja Naluri Seorang Wanita (1986), Omong Kosong (1987), dan Ku Ingin Berteduh Di Matamu (1988).

Di tengah popularitasnya, penyanyi kelahiran Ambon ini juga membintangi sejumlah judul film. Pada 1988, dia sempat berperan sebagai Devina di Terang Bulan di Tengah Hari, dan Inge di film Catatan Si Doi.

Film Nindy lainnya yakni Lintar, Ketika Musim Duren Tiba, di mana dia berperan sebagai Atik Wibisono dan terlibat dalam pembuatan soundtrack-nya.

Selain itu, Nindy Ellesse juga sempat tergabung dalam sebuah grup musik Trio Glamendy yang terdiri dari Nindy, Gladys Suwandhi, dan Mega Selvia. Dia bersama trio-nya tersebut merilis beberapa album musik seperti Just Boy Friend (1991) dan Cukur Dulu Kumismu (1993).

Menikah dan punya anak
Pada 1998, Nindy Ellesse menikah dengan seorang pria bernama Willem F Laoh. Pernikahan penyanyi bernama asli Nindyani Karyawati Pattikawa ini dikaruniai satu orang anak yakni Jeremy Timothy F Laoh.

Merilis album musik rohani
Pada era 2000-an, Nindy sempat merilis album-album musik rohani. Salah satunya yakni album Yesus Ku Cinta Kau yang rilis pada 2000. 

Terjun ke politik
Selain penyanyi dan aktris, saat ini Nindy juga dikenal sebagai politikus. Sebab, dia sempat mencalonkan diri sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat dengan mewakili Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Pejuang kanker
Nindy ternyata pernah berjuang melawan penyakit kanker payudara selama beberapa tahun silam. Nindy pun menceritakan kisahnya melawan kanker kepada rekannya, Iis Sugianto, pada satu tahun silam.

“Pada 2017, aku merasakan keanehan di payudara kiri aku, tapi saat itu ya biasalah, aku pikir, ah enggak apa-apa kali, denial. Tapi ternyata makin ditunda justru semakin parah,” kata Nindy Ellesse seperti dikutip dari kanal YouTube Iis Sugianto TV, Jumat (1/10/2021).

Setelah itu, artis bernama asli Nindyani Karyawati Pattikawa ini mencoba pengobatan herbal. Namun sayangnya, obat-obatan herbal itu tidak membuatnya sembuh, justru malah semakin parah.

Akhirnya, Nindy pun memaksakan diri untuk berobat ke dokter. Ternyata setelah melalui pemeriksaan, Nindy didiagnosis kanker payudara stadium 4. Penyanyi kelahiran Ambon ini pun sempat tidak percaya dan berobat kembali ke rumah sakit yang berbeda, tetapi hasilnya sama.

Pelantun lagu Adakah Kau Ingat Padaku ini lalu menjalani pengobatan medis hingga payudara kirinya diangkat. Tetapi, selang beberapa bulan kemudian, kanker kembali menggerogoti payudara bagian kanannya.

“Empat bulan kemudian, ada lagi yang kanan. Ini baru lagi. Akhirnya diperiksa lagi, ternyata sudah stadium tiga,” kata Nindy.

Dia lalu kembali menjalani pengobatan medis dan kemoterapi sebanyak empat kali. Tetapi anehnya, kankernya terus berkembang. “Size-nya bukan mengecil, tapi membesar. Akhirnya diangkat lagi, kemo enam kali, dan kemarin Maret 2020 selesai, diperiksa lagi keseluruhannya, ternyata dibilang (sudah) clean,” kisahnya.

Editor: Elvira Anna

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut