Reaksi Clara Shinta Lihat Video Panas Suaminya dengan Wanita Lain, Gemetaran!
JAKARTA, iNews.id - Selebgram Clara Shinta mengejutkan publik gegara membongkar video viral suaminya, Muhammad Alexander Assad, dengan perempuan lain. Clara mengaku sampai gemetaran saat pertama kali lihat videonya.
Di momen itu juga, Clara akhirnya membagikan video viral suaminya ke Instagram. Dia mencoba untuk mencari solusi dengan membagikan video itu.
"Aku minta maaf. Aku bukan oversharing, tapi kalian pasti tahu rasa gemetarnya kayak apa. Pasti tahu," kata Clara, dikutip Senin (30/3/2026).
Menjadi catatan penting, apa yang dialami Clara Shinta adalah reaksi normal tubuh ketika panik. Terlebih, ini berkaitan dengan pasangan pernikahan, dan perasaan tidak menyangka sebelumnya.
Clara Shinta Minta Maaf usai Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, Ini Faktanya!
Gemetar saat panik berkaitan erat dengan mekanisme pertahanan tubuh yang dikenal sebagai fight or flight. Dan secara medis, hal tersebut merupakan reaksi alami tubuh terhadap stres.
Menurut Cleveland Clinic, ketika seseorang mengalami ketakutan atau kecemasan, otak akan mengirim sinyal bahaya ke seluruh tubuh. Respons ini kemudian mengaktifkan sistem saraf yang memicu pelepasan hormon stres seperti adrenalin.
Viral Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami Lewat Video Call
Hormon tersebut membuat tubuh bersiap menghadapi ancaman, meski ancamannya tidak selalu nyata secara fisik.
Dalam kondisi ini, tubuh mengalami berbagai perubahan cepat, seperti detak jantung meningkat, napas menjadi lebih cepat, dan otot-otot menegang.
Harvard Medical School menyebutkan, gemetar terjadi karena otot berada dalam kondisi sangat aktif akibat rangsangan saraf yang tinggi. Tubuh pada dasarnya sedang dipersiapkan untuk bergerak cepat, baik untuk melawan maupun menghindar.
Sementara itu, American Psychological Association menjelaskan bahwa kondisi panik dapat menyebabkan tubuh masuk ke fase hyperarousal, yaitu keadaan siaga tinggi. Pada fase ini, gejala fisik seperti gemetar, berkeringat, dan jantung berdebar menjadi hal yang umum terjadi.
Hal senada juga disampaikan NHS. Lembaga kesehatan Inggris ini menegaskan bahwa tubuh tidak selalu bisa membedakan ancaman fisik dengan tekanan emosional.
Artinya, kabar mengejutkan, stres berat, atau kecemasan berlebih pun bisa memicu reaksi yang sama seperti saat menghadapi bahaya nyata.
Editor: Muhammad Sukardi