Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengenang Roekiah Artis Tercantik Era 1940-an, Perintis Bintang Film Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Roekiah Artis Cantik Era 1940-an Menikah dengan Musisi, Hidup Bahagia Dikaruniai 5 Anak

Sabtu, 11 September 2021 - 20:35:00 WIB
Roekiah Artis Cantik Era 1940-an Menikah dengan Musisi, Hidup Bahagia Dikaruniai 5 Anak
Roekiah saat menyanyi di zaman kependudukan Jepang. (Foto: YouTube)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Masyarakat masa kini mungkin banyak yang tak tahu bahwa di era 1940-an ada seorang artis populer bernama Roekiah. Dia adalah penyanyi dan aktris yang disebut sebagai pelopor perfilman Tanah Air. 

Sosok Roekiah dinilai sebagai ikon mode dan kecantikan. Bahkan, namanya disandingkan dengan 
Dorothy Lamour dan Janet Gaynor, artis Amerika Serikat yang berjaya di era 1940-an. 

Dia telah membintangi sejumlah judul film seperti Gagak Item (1938), Siti Akbari (1940), Poesaka Terpendam (1941), Koeda Sembrani (1942), dan film pendek propaganda Jepang berjudul Ke Seberang (1944).

Selain kariernya, kehidupan pribadi Roekiah pun berjalan mulus. Dia dipertemukan dengan suaminya, Kartolo pada 1932, ketika dia bergabung di Palestina Opera di Batavia (sekarang dikenal sebagai Jakarta). 

Kartolo adalah seorang aktor, pianis, dan penulis lagu dalam rombongan. Dia mempersunting Roekiah yang kala itu usianya masih 17 tahun dengan predikat penyanyi keroncong dan pemain sandiwara. 

Mereka pun sempat bermain di  film Terang Boelan pada 1937. Dalam film yang disutradarai Albert Balink itu, Roekiah berperan sebagai sepasang kekasih dengan Raden Mochtar. 

Merasa sudah menemukan cinta sejati, Roekiah menilai Kartolo adalah pasangan yang tepat baginya. Mereka pun dikaruniai 5 orang anak. 

Setelah Roekiah meninggal pada 2 September 1945, Kartolo memboyong anak-anak ke Yogyakarta. Sayangnya, salah satu anak mereka meninggal ketika usia 10 tahun. 

Kartolo yang kesulitan mencari sumber penghasilan pun jatuh sakit dan meninggal pada 18 Januari 1949. Akhirnya, anak-anak yang lain dirawat di Jakarta oleh teman dekat Kartolo, Adikarso sejak 1950. 

Salah satu anak mereka, Rachmat Kartolo akhirnya menjadi penyanyi dan aktor di era 1970-an. Dua putra lainnya, Jusuf dan Imam pun sempat membentuk grup musik. Sementara sang putri, Sri Wahjuni tak ikut berkecimpung di dunia hiburan.

Editor: Dyah Ayu Pamela

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut