Sarwendah Ngotot Ruben Onsu Tunjukkan Hasil Tes Kesehatan, Minola: Tak Diatur Akta 39!
JAKARTA, iNews.id - ArtisSarwendah terang-terangan meminta Minola Sebayang menunjukkan bukti valid hasil tes kesehatan Ruben Onsu. Tantangan tersebut disampaikan melalui surat terbuka setelah persoalan pemeriksaan kesehatan kembali menjadi sorotan di tengah polemik akses Ruben bertemu anak-anak.
Lewat video yang diunggah di Instagram, Sarwendah mempertanyakan bukti pemeriksaan kesehatan Ruben yang menurutnya belum pernah ditunjukkan secara jelas. Ia meminta persoalan tersebut tidak sekadar dibicarakan melalui narasi di ruang publik.
Sarwendah bahkan meminta pihak Ruben membawa bukti tersebut ke pengadilan jika memang memiliki hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.
"Cukup kasih bukti di pengadilan," kata Sarwendah, dikutip Kamis (17/9/2026).
Dalam surat terbukanya, Sarwendah juga mengungkap bahwa dirinya telah menjalani pemeriksaan kesehatan setelah hal tersebut diminta pihak Ruben.
Ia mengatakan pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagai seorang ibu dalam memastikan kesehatan dan keamanan anak-anak.
“Saya pun sudah melakukan hasil tes kesehatan sesuai dengan permintaan Pak Minola. Karena sebagai seorang ibu, saya memiliki kewajiban untuk memastikan kesehatan dan keamanan anak-anak saya,” ujarnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan posisi Sarwendah. Ia meminta adanya bukti yang jelas apabila persoalan kesehatan Ruben memang dijadikan salah satu alasan dalam polemik pertemuan dengan anak-anak.
Namun, tantangan tersebut kemudian mendapat jawaban dari Minola Sebayang.
Minola menegaskan bahwa persoalan hasil pemeriksaan kesehatan tidak diatur dalam Akta 39 yang menjadi salah satu dasar kesepakatan terkait hubungan Ruben dengan anak-anaknya.
“Jadi terkait dengan masalah hasil kesehatan itu, di dalam Akta 39 itu memang tidak diatur,” kata Minola.
Menurut Minola, tes kesehatan juga bukan kewajiban yang tercantum dalam kesepakatan tersebut.
“Dan itu bukan suatu hal yang diwajibkan, itu bukan merupakan suatu hal yang menjadi satu bagian dari Akta 39,” ujarnya.
Minola kemudian menyinggung proses mediasi yang pernah dilakukan kedua pihak. Ia mengatakan persoalan pemeriksaan kesehatan sempat dibicarakan, termasuk mengenai perubahan jangka waktu pemeriksaan.
“Kalau memang misalnya waktu untuk kesehatan itu tidak pernah berubah dari enam bulan, tiga bulan, satu bulan, mungkin itu bisa saja disepakati dalam mediasi,” tutur Minola.
Dengan pernyataan tersebut, Minola menegaskan bahwa permintaan untuk menunjukkan hasil tes kesehatan tidak dapat diposisikan sebagai ketentuan yang diwajibkan dalam Akta 39.
Selain menjawab persoalan tes kesehatan, Minola juga menanggapi pernyataan Sarwendah yang menyebut dirinya tidak pernah melarang Ruben bertemu anak-anak.
Minola mempertanyakan kondisi tersebut karena menurutnya hingga kini Ruben masih belum dapat bertemu dan berkumpul dengan anak-anak sesuai kesepakatan.
“Kalau tidak pernah ada larangan, kenapa faktanya hingga hari ini klien kami masih belum bisa bertemu dan berkumpul dengan anak-anak,” kata Minola.
Ia kemudian menegaskan bahwa keinginan untuk bertemu anak bukan berasal dari pihak kuasa hukum, melainkan Ruben sebagai ayah kandung.
“Ingin bertemu dengan anak itu bukanlah keinginan kami, tapi adalah keinginan klien kami yang memang ayah kandung dari anak-anak tersebut,” ujarnya.
Minola pun kembali meminta kedua pihak mengacu pada ketentuan yang telah dituangkan dalam Akta 39 dan tidak terus memperpanjang polemik melalui perang narasi di ruang publik.
“Kalau memang misalnya ini dianggap adalah masalah yang sederhana dan harus fokus kepada masalah anak, maka marilah, sama-sama kita laksanakan ketentuan yang diatur dalam Akta 39,” kata Minola.
Kini, persoalan hasil tes kesehatan menjadi salah satu titik panas dalam konflik Ruben Onsu dan Sarwendah. Sarwendah meminta bukti valid ditunjukkan dan dibuktikan di pengadilan, sementara Minola menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan tersebut tidak diatur sebagai kewajiban dalam Akta 39.
Editor: Muhammad Sukardi