Sarwendah Ngotot Tak Pernah Halangi Ruben Onsu Bertemu Anak, Ini Pengakuannya!
JAKARTA, iNews.id – Sarwendah buka suara soal tudingan dirinya menghalangi Ruben Onsu bertemu dengan ketiga anak mereka. Isu tersebut mencuat di tengah proses gugatan hak asuh anak yang diajukan Ruben Onsu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Sarwendah dengan tegas membantah tudingan tersebut. Ia memastikan tidak pernah membatasi hubungan anak-anak dengan ayahnya.
Melalui keterangan tertulis yang dibagikan di Instagram Story, Sarwendah menegaskan bahwa pertemuan antara anak dan ayah merupakan hak yang tidak ingin dia hambat.
"Saya tidak pernah, dan tidak akan pernah menghalangi anak-anak untuk bertemu ayahnya karena itu adalah hak mereka," tulis Sarwendah, dikutip Kamis (20/8/2026).
Menurut Sarwendah, dirinya hanya ingin memastikan setiap pertemuan berlangsung dengan mempertimbangkan kenyamanan serta kondisi kesehatan anak-anak.
"Yang saya sampaikan semata-mata bentuk kepedulian wajar seorang ibu untuk memastikan kenyamanan dan kesehatan anak-anak," lanjutnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Sarwendah untuk meluruskan kabar yang berkembang setelah proses mediasi gugatan hak asuh anak pada Rabu (19/8/2026).
Dalam proses tersebut, Sarwendah mengaku juga telah menunjukkan itikad baik dengan membawa hasil pemeriksaan kesehatan anak-anak sesuai permintaan mediator.
Ia menyebut langkah tersebut sebagai bentuk komitmennya untuk memastikan kesejahteraan anak-anak di tengah proses hukum yang sedang berjalan.
Di sisi lain, persoalan mengenai hubungan Ruben dengan anak-anak menjadi salah satu isu yang mencuat dalam gugatan hak asuh tersebut. Sarwendah menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berniat memutus hubungan anak-anak dengan ayah mereka.
Bagi Sarwendah, kepentingan dan masa depan anak-anak harus tetap menjadi prioritas di tengah persoalan hukum yang sedang dihadapi bersama mantan suaminya.
“Saya menjalani seluruh proses ini dengan keyakinan penuh pada kebenaran, keadilan, serta masa depan anak-anak saya,” pungkasnya.
Editor: Muhammad Sukardi