Syahrini Pernah Suntik Hormon agar Bisa Hamil, BB Naik 20 Kg!
JAKARTA, iNews.id — Perjalanan Syahrini untuk mendapatkan buah hati bukanlah sesuatu yang mudah. Di balik kebahagiaan yang kini dirasakan bersama sang suami, Reino Ramaputra Barack, tersimpan perjuangan panjang yang harus dilalui dengan kesabaran dan keteguhan hati.
Syahrini mengungkapkan dirinya pernah menjalani berbagai prosedur medis demi mempersiapkan tubuhnya untuk kembali mendapatkan kehamilan. Salah satunya adalah terapi hormon yang harus dijalani selama kurang lebih satu tahun.
Terapi tersebut dilakukan setelah Syahrini mengalami keguguran beruntun. Dia harus menjalani pengobatan untuk membantu memulihkan kondisi rahimnya agar kembali sehat.
Perjuangan itu ternyata tidak hanya menguras emosi, tetapi juga membawa perubahan besar pada kondisi fisiknya. Syahrini mengaku berat badannya naik hingga 20 kilogram akibat terapi hormon yang dijalaninya.
"Aku harus bersabar dengan suntikan-suntikan hormon sehingga aku naik 20 kilo waktu itu. Jadi tiap pagi aku suntik kanan kiri dua. Hormon ini untuk supaya nge-boost lagi, sehat lagi rahimku," ujar Syahrini dalam podcast di kanal YouTube-nya bersama Choky Sitohang, Kamis (3/9/2026).
Bagi Syahrini, suntikan tersebut menjadi bagian dari perjuangan yang harus dia jalani. Setiap pagi, pada waktu yang sama, dia harus menerima suntikan di sisi kanan dan kiri tubuhnya.
Rasa sakit dari suntikan pun tak selalu mudah ditahan. Bahkan, ada obat tertentu yang menurut Syahrini terasa sangat perih ketika disuntikkan.
"Bagi ibu-ibu, jangan patah semangat. Harus semangat kayak aku. Kalau ingat itu rasanya tahu banget sakitnya, perihnya ada obat yang satu tuh perih kalau disuntikkan. Setiap on time jam sembilan pagi kanan kiri, itu satu tahun terus tabah kayak gitu," tuturnya.
Perjalanan Syahrini untuk mendapatkan momongan juga sempat ditempuh melalui program bayi tabung atau IVF. Namun, usaha tersebut beberapa kali belum membuahkan hasil.
Di tengah berbagai proses medis yang melelahkan, Syahrini akhirnya mendapatkan kabar bahagia. Kehamilan yang dinantikannya justru hadir secara natural.
Syahrini pun melihat kehamilan tersebut sebagai buah dari kesabaran setelah melewati perjalanan panjang, termasuk rasa sakit, kegagalan, perubahan fisik, hingga perjuangan menjaga harapan.
"Jadi ini anak jadinya natural. Tanpa proses obat-obatan yang itu tuh udah dihempas. Jadi perjuangan setiap ibu mendapatkan garis dua itu benar-benar aku rasain sekali," kata Syahrini.
Pengalaman tersebut membuat Syahrini ingin memberikan semangat kepada perempuan lain yang masih berjuang mendapatkan buah hati. Baginya, setiap perjalanan menuju kehamilan memiliki cerita dan perjuangannya masing-masing.
Editor: Muhammad Sukardi