Tak Disangka! Kuda Lumping Persembahan Audrey Bianca Jadi Sorotan di Miss World 2026
JAKARTA, iNews.id – Ada cerita membanggakan yang dibawa pulang Miss Indonesia 2025Audrey Bianca setelah menyelesaikan perjalanan di ajang Miss World 2026 di Vietnam.
Bukan hanya soal kompetisi dan pencapaian, Audrey berhasil membawa salah satu kekayaan budaya Indonesia ke panggung internasional. Tari Kuda Lumping yang ditampilkan dalam agenda Dances of the World ternyata sukses mencuri perhatian.
Tak disangka, penampilan tersebut justru menjadi salah satu hal yang membuat Audrey mudah diingat oleh kontestan maupun orang-orang di lingkungan Miss World.

Sepulang dari Vietnam, Audrey menceritakan pengalaman tersebut saat ditemui iNews.id di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (9/9/2026).
Menurut Audrey, kesempatan memperkenalkan Indonesia selama berada di Miss World 2026 merupakan pengalaman yang sangat berharga. Dia tidak hanya memperkenalkan budaya lewat tarian, tetapi juga melalui busana, makanan, hingga sikap sehari-hari.
Salah satu momen yang paling membekas tentu ketika dirinya tampil membawakan Kuda Lumping.
Penampilan Kuda Lumping Audrey ternyata bukan hasil persiapan singkat. Tarian tersebut telah dipersiapkan selama kurang lebih satu tahun sebelum akhirnya dibawa ke panggung Miss World 2026.
Audrey mengatakan Miss Indonesia memang memiliki tradisi mempersiapkan tarian tradisional untuk diperkenalkan dalam ajang Miss World setiap tahunnya.
Kesempatan tahun ini pun terasa semakin istimewa karena agenda Dances of the World mendapat waktu khusus. Para kontestan memiliki ruang yang lebih leluasa untuk menunjukkan budaya dari negara masing-masing.
“Kami kan sudah mempersiapkan tari Kuda Lumping for a year now, jadi kami tinggal nunjukin semaksimalnya performance that is so unforgettable and so unique,” ujar Audrey.
Persiapan panjang itu akhirnya terbayar. Audrey mengaku setelah tampil, dirinya cukup sering mendengar orang-orang di sekitar Miss World menyebut nama Kuda Lumping.
Hal tersebut membuat Audrey terkejut sekaligus senang. Sebab, tarian tradisional yang dibawanya dari Indonesia ternyata berhasil meninggalkan kesan kuat.
“Aku sih tinggal nunjukin semaksimalnya performance yang unforgettable dan so unique. I’m so glad that a lot of people selalu mention, ‘Oh, Kuda Lumping, Kuda Lumping,’ your horse,” katanya.
Bagi Audrey, pengalaman tersebut terasa lucu sekaligus membanggakan. Atribut kuda yang menjadi ciri khas pertunjukan Kuda Lumping bahkan ikut membuat para kontestan lain mengingat penampilannya.
Selama sekitar 30 hari mengikuti rangkaian Miss World 2026 di Vietnam, Audrey memang berusaha membawa identitas Indonesia dalam berbagai kesempatan.
Dia tidak ingin Indonesia hanya dikenal lewat penampilan di atas panggung. Karena itu, Audrey juga memperkenalkan akar budayanya melalui pakaian yang dikenakan, makanan yang diperkenalkan, hingga perilakunya ketika berinteraksi dengan kontestan dari berbagai negara.
“I’m so glad that I get to represent my Indonesian culture and my Indonesian roots through my clothes, my food, and my behavior,” tuturnya.
Kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi Audrey karena dia dapat berinteraksi langsung dengan perempuan dari berbagai belahan dunia.
Di tengah ketatnya persaingan Miss World 2026, Audrey pun mendapat kesempatan untuk menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang begitu beragam.
Kuda Lumping akhirnya menjadi salah satu cerita paling berkesan dari perjalanan Audrey di Vietnam. Tarian tradisional tersebut bukan hanya tampil dalam sebuah pertunjukan, tetapi juga berhasil membuat budaya Indonesia diperbincangkan oleh peserta dari negara lain.
Bagi Audrey, pengalaman itu menjadi kebanggaan tersendiri. Setelah 30 hari berada di Vietnam, dia kini pulang ke Indonesia dengan membawa banyak pelajaran, persahabatan, dan satu cerita yang tidak akan mudah dilupakan, ketika Kuda Lumping berhasil mencuri perhatian di panggung Miss World 2026.
Editor: Muhammad Sukardi