Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jadwal Imsak Jakarta 26 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa
Advertisement . Scroll to see content

Takut Tergoda Aroma Masakan, Ruben Onsu Kurangi Jalan ke Mal Selama Ramadan

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:58:00 WIB
Takut Tergoda Aroma Masakan, Ruben Onsu Kurangi Jalan ke Mal Selama Ramadan
Hindari jalan ke mal selama puasa Ramadan, Ruben Onsu sensitif terhadap aroma masakan yang banyak ditemui di pusat perbelanjaan. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presenter Ruben Onsu memilih menghindari ke mal selama Ramadan. Keputusan itu diambil demi menjaga kekhusyukan ibadah puasa yang tengah dijalaninya tahun ini.

Ruben mengaku ingin lebih fokus memperdalam agama di bulan suci. Sebab itu, dia berusaha mengurangi aktivitas yang berpotensi mengganggu konsentrasi saat berpuasa, termasuk berkunjung ke pusat perbelanjaan.

Bukan tanpa alasan, mantan suami Sarwendah tersebut merasa sensitif terhadap aroma masakan yang banyak ditemui di mal. Dia khawatir godaan tersebut membuat puasanya terasa lebih berat.

"Cuma memang kita menghindari mal nih maaf ya kita ya. Ada bau masakan," ujar Ruben Onsu kepada wartawan di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Menurutnya, aroma makanan yang tercium saat berpuasa bisa memicu rasa lapar lebih cepat. Dia memilih membatasi diri dari situasi yang berpotensi menggoyahkan niatnya. "Ya takutnya, takutnya gitu. Takutnya gitu," ucap Ruben Onsu.

Sebagai seorang mualaf, Ruben mengaku baru benar-benar memahami godaan yang dirasakan umat muslim saat menjalankan puasa Ramadan. Dia merasakan tantangan tersebut semakin kuat menjelang waktu berbuka.

"Kayak ngelihat (orang jualan) ini gue lemah. Tapi kalau puasa itu ya kayak nggak ada rasa aja gue makan nih, biasa aja. Gitu, apalagi kalau habis buka. Heboh makanan," kata Ruben Onsu.

Dia juga menyadari kebiasaan kalap saat berbuka puasa kerap terjadi. Keinginan membeli banyak makanan sering kali tak sebanding dengan porsi yang mampu dihabiskan.

"(Padahal) Satu teguk (minum), lontong, kelar! Sisanya siapa yang ngabisin? (Tapi maunya) Beli ini, beli, ini beli. Lihat aplikasi beli, beli. Kayaknya banyak banget kayak manusianya ada 20 orang gitu ya," ujarnya.

Ruben kini memilih menyantap menu berbuka secukupnya. Dia ingin menghindari sikap mubazir sekaligus menjaga esensi Ramadan sebagai momen menahan diri dan memperkuat keimanan.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut