Tangis Rossa Pecah Dituduh Oplas Gagal, Merasa Jelek di Depan Publik
JAKARTA, iNews.id – Nama Rossa mendadak jadi perbincangan panas di media sosial setelah diterpa isu gagal operasi plastik (oplas). Kabar tersebut tak hanya menyita perhatian publik, tapi juga meninggalkan luka emosional bagi sang diva.
Dalam perbincangan bersama Ivan Gunawan, Rossa buka suara dan membantah tegas kabar tersebut. Dia menegaskan tidak pernah menjalani operasi plastik seperti yang dituduhkan warganet.
Rossa bahkan membeberkan rutinitas padatnya yang nyaris tanpa jeda. Menurut dia, prosedur operasi plastik membutuhkan waktu pemulihan yang tidak sebentar, sesuatu yang mustahil dilakukan di tengah jadwalnya yang padat tampil di televisi.
"Kalau operasi itu kan butuh waktu untuk downtime, bisa sebulan sampai dua bulan. Sedangkan aku tiap Senin live di TV," ujarnya.
Bukan Sakit Hati! Ini Alasan Rossa Laporkan 78 Akun Medsos ke Bareskrim
Namun di balik ketegasannya, Rossa mengakui 'kena mental'. Hujatan dan komentar negatif yang terus berdatangan perlahan menggerus kepercayaan dirinya. Bahkan, dia sempat mempertanyakan penampilannya sendiri dengan penuh rasa pilu.
"Ada momen aku sampai mikir, ‘Emang aku sejelek itu ya?’ Astaghfirullah, itu beneran kepikiran," ungkapnya dengan suara bergetar.
Geger! Rossa Resmi Laporkan 78 Akun Medsos Penyebar Fitnah ke Bareskrim Mabes Polri
Tak berhenti di situ, pelantun lagu 'Tegar' ini juga sempat merasa tidak pantas lagi tampil di layar kaca. Padahal, dia telah meniti karier selama hampir tiga dekade dan dikenal sebagai salah satu penyanyi papan atas Indonesia.
Meski begitu, Rossa memilih bangkit. Dia berusaha mengubah rasa sakit tersebut menjadi kekuatan, menjadikannya sebagai ujian dalam perjalanan karier yang panjang.
"Daripada aku terus sedih, mungkin ini cobaan. Kita juga nggak bisa bikin semua orang senang," katanya.
Di tengah badai isu, Rossa justru menemukan kekuatan dari para penggemarnya. Dukungan yang mengalir deras membuatnya tetap berdiri dan terus berkarya tanpa terpancing membalas komentar negatif.
Tak tinggal diam, Rossa juga mengambil langkah tegas dengan melaporkan sejumlah akun yang diduga menyebarkan fitnah. Dia berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran, sekaligus pengingat bahwa kata-kata di media sosial bisa meninggalkan luka yang nyata.
Editor: Muhammad Sukardi