Tas Kulit Sintetis Diprediksi Jadi Tren 2027, Ini Alasannya!
JAKARTA, iNews.id - Tren fashion terus mengalami perubahan, termasuk dalam pilihan material tas. Setelah berbagai model tas dengan desain simpel dan fungsional semakin diminati, bahan kulit sintetis atau polyurethane (PU) diprediksi kembali populer pada 2027.
Prediksi tersebut disampaikan Head of Global Operations Division Legato Largo, Mieko Hamasu. Menurut dia, material kulit sintetis berpotensi kembali mendapat perhatian dalam tren tas tahun depan.
"Kami memperkirakan PU akan kembali diminati. Maksud saya, kulit sintetis. Tren kulit sintetis sedang kembali populer," ujar Mieko saat ditemui iNews.id di Legato Largo Store, Central Park Mall Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Kembalinya material tersebut menjadi salah satu hal yang menarik untuk dicermati dalam perkembangan fashion tas. Sebab, pemilihan bahan tidak hanya berkaitan dengan tampilan, tetapi juga karakter desain dan kebutuhan pengguna dalam beraktivitas.
Di tengah gaya hidup yang semakin dinamis, konsumen membutuhkan tas yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga nyaman digunakan untuk berbagai keperluan. Bobot ringan, kapasitas penyimpanan, serta kemudahan membawa barang menjadi sejumlah pertimbangan dalam memilih tas sehari-hari.
Selain memprediksi tren material, Mieko menjelaskan bahwa kenyamanan dan fungsi menjadi dua hal penting dalam pengembangan desain tas. Salah satu perhatian utamanya adalah bagaimana membuat tas tetap ringan meskipun digunakan untuk membawa banyak barang.
Pendekatan tersebut diwujudkan melalui filosofi burden-free, yakni konsep desain yang berupaya mengurangi beban fisik pengguna ketika membawa tas. Dengan demikian, pengguna tidak merasa terlalu terbebani meskipun membawa berbagai kebutuhan sehari-hari.
Dia menjelaskan, salah satu koleksi dengan konsep tersebut menggunakan material nylon. Bahan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan tas yang ringan dan nyaman digunakan.
Menurut Mieko, koleksi burden-free sebenarnya sudah dipasarkan di Jepang selama lebih dari tiga tahun. Namun, tingginya ketertarikan konsumen Indonesia terhadap produk tersebut membuat koleksi itu turut diperkenalkan di pasar Tanah Air.
Dalam kesempatan yang sama, dia juga memberikan rekomendasi model tas berdasarkan aktivitas penggunanya. Untuk pekerja kantoran, misalnya, koleksi dengan desain ringan dinilai lebih sesuai karena mereka biasanya harus membawa laptop dan berbagai perlengkapan kerja.
Sementara itu, untuk Gen Z, Mieko merekomendasikan model tas dengan tali atau strap series yang dapat menunjang aktivitas anak muda.
Kehadiran berbagai pilihan desain tersebut memperlihatkan bahwa kebutuhan tas semakin beragam. Selain mengikuti perkembangan tren material, desain dan kenyamanan juga menjadi faktor yang diperhatikan konsumen sebelum menentukan pilihan.
Prediksi tren kulit sintetis pada 2027 pun menjadi salah satu perkembangan yang patut ditunggu, seiring dengan perubahan selera dan kebutuhan masyarakat terhadap produk fashion.
Editor: Muhammad Sukardi