Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Keluarga Besar Beri Dukungan Moril ke Nadia Riwu, Pasca Rosca Leonita Diduga Menipu
Advertisement . Scroll to see content

Tidak Marah dan Tetap Sayang Ibunya, Nadia Riwu: Yang Penting Bertobat

Rabu, 31 Maret 2021 - 09:58:00 WIB
Tidak Marah dan Tetap Sayang Ibunya, Nadia Riwu: Yang Penting Bertobat
Nadia Riwu memberikan klarifikasi. (Foto: MNC Media)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Rosca Leonita, ibu dari Runner Up 2 Miss Indonesia 2020 diduga telah menipu sejumlah warga di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan modus undian berhadiah sepeda motor. Dia mencatut nama RCTI, stasiun TV yang menayangkan acara Miss Indonesia.

"Saya dengan tegas mengatakan bahwa kasus dugaan penipuan ini, saya tidak terlibat. Saya tidak tahu menahu mengenai kasus tersebut," kata Nadia Riwu dikutip dari celebrities.id, Rabu (31/3/2021).

Undian tersebut diposting di media sosial dan menyebutkan bahwa ada sejumlah sepeda motor dan mobil milik Nadia hasil kerja sama dengan RCTI yang akan dilelang dengan harga murah. Tergiur dengan hal itu, sejumlah orang kemudian mentransfer total uang ratusan juta untuk ikut lelang murah. 

Belakangan terungkap undian ini palsu. Oleh karena itu, Rosca meminta maaf kepada semua pihak, terutama MNC dan RCTI, serta Yayasan Miss Indonesia.

"Pada kesempatan kali ini yang pertama-tama yang saya lakukan, saya ingin mohon maaf dan meminta maaf sebesar-besarnya kepada pihak MNC, kepada pihak RCTI, terutama pihak Miss Indonesia,” ucap Rosca dalam video klarifilasi.


Rosca juga menyebut bahwa putrinya sama sekali tidak terlibat pada aksinya ini. Terkait hal ini, Nadia pun angkat bicara. Ditemani oleh pamannya, Imanuel Riwu Kaho dan kakek, John Riwu Kaho, dia menjelaskan tidak terlibat dalam dugaan penipuan yang dilakukan ibunya.

Di sisi lain, perempuan 20 tahun ini membenarkan bahwa data pribadinya digunakan oleh Rosca. Ini berawal ketika sang ibu meminta media sosial Facebooknya guna keperluan berjualan kue. Hanya saja, dia tidak mengetahui data pribadinya disalahgunakan ibunya itu.

Meski namanya terseret dalam dugaan penipuan, dia secara besar hati mengaku tidak marah kepada ibunya. Alih-alih malu maupun benci, Nadia justru sangat menyayangi ibunya itu. Bagi Nadia, terpenting saat ini adalah sang ibu bertobat dan tidak melakukan kesalahan yang sama lagi.

"Di sini saya sendiri tidak benci mama, tidak marah pada mama karena semuanya memiliki alasan. Saya sayang mama dengan tulus. Apa pun yang mama lakukan ke saya tidak apa-apa, yang penting mama mau bertobat," kata Nadia.

Editor: Dyah Ayu Pamela

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut