Tren Make Up Rias Pengantin Modern Lebih Disukai daripada Tradisional, Ini Alasannya

Wiwie Heriyani ยท Senin, 08 Agustus 2022 - 20:41:00 WIB
Tren Make Up Rias Pengantin Modern Lebih Disukai daripada Tradisional, Ini Alasannya
Profesional Make Up Artis, Yulia Maria di Podcast Perindo. (Foto: YouTube)

JAKARTA, iNews.id - Tren rias pengantin kini semakin mengikuti perkembangan zaman. Baik riasan pengantin tradisional maupun modern, keduanya memiliki trik riasan yang tentu berbeda.

Hal itulah yang dikemukakan Profesional Make Up Artis, Yulia Maria. Dia menjelaskan, make up tradisional dan modern sangatlah berbeda.

Dian menyebutkan penerapan make up pengantin tradisional punya ciri khas lebih cenderung medok karena faktor tradisi yang sudah ada sejak dulu. Itulah yang  menjadikan make up tradisional memiliki ciri khas dari setiap daerahnya sendiri.

“Make up tradisional sekarang lebih segar dan minimalis meskipun masih medok ya. Tapi make up tradisional tetap elegan dan memberi tampilan sakral ya. Make up tradisionak memiliki tatanan atau pakem dalam pengaplikasiannya, jadi memang sudah turun temurun,” ujar Yulia, dalam Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia, melalui live Instagram @partaiperindo, Senin, (8/8/2022).

Yulia melanjutkan, make up pengantin modern biasanya mengikuti tren make up zaman sekarang. Calon pengantin perempuan pun cenderung lebih bebas berekspresi karena bisa memilih jenis make up sesuai keinginannya. 

“Make up modern sekarang jauh lebih minimalis, kalaupun ada yang bold warna make up nya lebih banyak pilihan. Jadi, lebih dapat bebas berekspresi sesuai keinginan klien, karena tidak ada aturan khusus yang mengharuskan seperti apa,” katanya.

Seiring berjalannya waktu, make up modern kini lebih tren dibanding tradisional. Meski begitu, make up tradisional masih disukai di daerah untuk acara pernikahan. Tiap calon pengantin masih bisa memilih adat yang akan dikenakan untuk hari pernikahannya yang biasanya menyesuaikan dengan asal daerahnya.

Editor : Elvira Anna

Bagikan Artikel:








Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda