Usung Konsep Galatical, Dahsyatnya Awards 2018 Siap Digelar di RCTI
JAKARTA, iNews.id - Setiap tahun acara penghargaan Dahsyatnya Awards selalu dihadirkan sebagai bentuk apresiasi terhadap industri musik tanah air.
Di tahun ini, Dahsyatnya Awards akan diadakan di awal tahun. Tepatnya digelar pada Kamis, 25 Januari 2018 pukul 21.15 di RCTI. Ada perbedaan antara Dahsyatnya Awards tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni tema yang diusungnya.
Kali ini, acara penghargaan tahunan tersebut mengusung konsep spektakuler yaitu dengan konsep Galatical. Apa itu konsep Galatical?
"Galatical menjadi tema besarnya untuk Dahsyatnya Awards 2018 ini. Ada konsep cerita yang dibungkus dengan tema Galatical. Jadi nggak hanya rewarding saja, tapi ada rangkaian cerita dan awarding," kata Untung Pranoto selaku VP of Production RCTI dalam acara Konferensi Pers Dahsyatnya Awards di MNC Studio II, Kebon Jeruk, Jakarta, Kamis (18/1/2018).

Karena mengambil tema besar Galatical, kostum menjadi sorotan utama selain musik yang diutamakan di acara ini.
"Kostumnya akan bagus sekali, para musisi, host akan datang mengenakan kostum bertema itu. Para pendatang baru juga siap komit di malam itu kita berdandan aneh," beber Fabian Dharmawan selaku General Manager Production RCTI.
Malam penganugerahan Dahsyatnya Awards 2018 ini akan dipandu oleh para Host Dahsyat yakni Raffi Ahmad, Denny Cagur, Ayu Dewi, dan sederet co-host Syahnaz, Bastian Steel, dan Dede Sunandar.

Selain itu, tentunya acara ini akan bertabur bintang. Misalnya saja dimulai dari Armada, Wali, Judika, Rizky Febian, JKT48, Fatin Shidqia Lubis, Ayu Ting-ting, dan masih banyak lagi.
"Kami berharap, di tahun kesepuluh ini semoga Dahsyat tetap bisa menjadi wadah untuk anak muda Indonesia yang ingin berkarya," harap Dini Putri selaku Programming & Acqusition Director RCTI.
Sementara itu, dalam acara penghargaan ini akan ada sembilan kategori penghargaan yang siap diperebutkan. Delapan di antaranya dilakukan pemilihan melalui voting, satu sisanya penilaian berasal dari dewan juri.
"Khusus kategori video clip, kami ada expert-nya," tutur Untung.
Editor: Nanang Wijayanto