Viral Maia Estianty Bahas soal Manusia Julid, Sindir Ahmad Dhani?
JAKARTA, iNews.id - Figur publik Maia Estianty kembali mencuri perhatian usai mengunggah pesan menohok di Threads. Dalam unggahan tersebut, Maia membahas soal perilaku manusia julid yang dinilai sering muncul di kehidupan sehari-hari maupun di media sosial.
Unggahan tersebut langsung viral dan ramai diperbincangkan netizen. Banyak warganet menduga isi pesan Maia Estianty itu berkaitan dengan situasi tertentu dalam kehidupannya, bahkan tak sedikit yang mengaitkannya dengan mantan suami, Ahmad Dhani.
Dalam unggahannya, Maia menuliskan beberapa penyebab seseorang menjadi julid. Menurutnya, sikap tersebut bisa muncul karena rasa iri, ingin merasa lebih tinggi dari orang lain, hingga proyeksi dari luka batin diri sendiri.
Tak hanya itu, Maia juga menyinggung soal kurangnya perhatian dan haus validasi yang membuat seseorang mudah menghakimi orang lain. Dia menilai kebiasaan melihat komentar negatif di media sosial turut membuat perilaku julid dianggap normal oleh sebagian orang.
Maia Estianty Siapkan Kado Rumah Mewah untuk Anak Alyssa-Al? Ini Faktanya!
"Berani kasar karena gak ketemu langsung, kalau ketemu langsung gak berani julid di depan orangnya," tulis Maia dalam unggahan tersebut, dikutip Senin (18/5/2026).
Maia kemudian menegaskan bahwa seseorang yang sudah berdamai dengan dirinya sendiri biasanya akan memiliki sikap dan perilaku yang lebih tenang.
Gemas! Maia Estianty Ogah Dipanggil Nenek, Maunya Oma Bunda
"Biasanya orang yang sudah berdamai dengan dirinya, tingkah lakunya pun damai. Setuju gak?" tulisnya lagi.
Di akhir unggahan, Maia mengajak publik untuk terus introspeksi diri dan tidak mudah menghakimi orang lain. "Semoga kita selalu introspeksi diri," kata ibu Al Ghazali itu.
Hingga kini, unggahan Maia Estianty masih ramai dibahas di berbagai platform media sosial. Meski tidak menyebut nama siapa pun, banyak netizen berspekulasi bahwa unggahan tersebut merupakan sindiran halus untuk Ahmad Dhani. Bagaimana menurut Anda?
Editor: Muhammad Sukardi