Viral Selebgram Nabilah O'Brien Ditetapkan Tersangka, Padahal Korban Pencurian
JAKARTA, iNews.id - Viral di media sosial selebgram Nabilah O'Brien menangis usai ditetapkan sebagai tersangka. Padahal, menurutnya dia adalah korban pencurian.
Nabilah O'Brien pun mencari pertolongan atas kasusnya. Dia menandai Komisi III DPR RI hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, berharap bisa mendapatkan keadilan.
Seperti apa cerita lengkap kasus viral ini? Simak pembahasan selengkapnya hanya di artikel ini.
Kasus ini berawal dari pasangan suami istri yang meluapkan emosi di salah satu restoran. Tidak hanya memaki staf dapur, keduanya juga nekat membawa pulang makanan tanpa membayar.
Bigmo Jadi Tersangka Kasus Apa? Cek di Sini!
Video tersebut pertama kali diunggah akun Instagram @nabobrien pada Sabtu, 20 September 2025. Dalam unggahannya, ia membagikan rekaman CCTV yang merekam jelas peristiwa dugaan pencurian makanan tersebut.
Dalam keterangan unggahannya, Nabilah menjelaskan bahwa malam itu kondisi restoran sedang penuh, sehingga pesanan memerlukan waktu lebih lama untuk disajikan.
Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka Laporan Azizah Salsha!
Situasi tersebut rupanya membuat salah satu pelanggan wanita tak sabar menunggu hingga akhirnya memaksa untuk masuk ke dalam area dapur restoran.
"Menunggu kurang lebih 30 menitan, ibu ini masuk ke dalam kitchen (di mana ini dilarang), memaki head kitchen saya, dan mengancam akan mengobrak-abrik restoran saya," demikian isi unggahan tersebut, dikutip Jumat (6/3/2026).
Fadia Arafiq Tersangka Korupsi, Fairuz A Rafiq Tetap Dukung Kakak Tercinta
Setelah berhasil masuk, wanita yang terlihat mengenakan masker itu terlihat memaki-maki kepala staf dapur restoran.
Tak hanya wanita tersebut, pria yang menemaninya turut ikut masuk ke dalam area dapur. Ia terlihat ikut memaki staf dapur, bahkan sempat melampiaskan amarah dengan memukul lemari pendingin dan menunjuk-nunjuk kepala staf.
Meski dihujani makian, staf dapur terlihat tetap menerapkan SOP dengan sabar. Namun, setelah keributan mereda, keduanya justru meninggalkan dapur sambil membawa 11 bungkus makanan dan 3 minuman yang telah disiapkan, tanpa melakukan pembayaran.
Rekaman CCTV juga memperlihatkan seorang staf restoran berusaha mengejar kedua pelanggan yang kabur tersebut ke area parkir mobil untuk menagih pembayaran senilai Rp530 ribu. Namun, alih-alih membayar, pasangan itu justru mengancam.
"Pas saya samperin ke mobilnya, dia jawab ‘Tadi janjinya apa? Kalau masih nyuruh saya bayar, jangan sampai saya lempar makanannya,’ sambil menunjuk-nunjuk dari dalam mobil," tulis seorang staf yang mengikuti pelanggan tersebut melalui chat yang dibagikan pemilik restoran.
Keduanya kemudian langsung tancap gas meninggalkan lokasi dengan membawa 11 makanan dan 3 minuman yang mereka pesan.
Belakangan dua orang yang membawa makanan tersebut diketahui diduga berinisial ZK dan ER. Keduanya diketahui telah ditetapkan sebagai tersangka.
Nabila O'Brien yang merupakan selebgram sekaligus pemilik rumah makan Bibi Kelinci Kopitiam di Kemang, Jakarta Selatan, belum lama ini membuat video pengakuan yang mengejutkan publik.
Sambil menangis, Nabila menceritakan pahitnya hidup. Dia yang merupakan korban penipuan, malah ditetapkan sebagai tersangka di Bareskrim Polri.
Curhatan itu disampaikan melalui akun Instagram @nabobrien. Dalam curhatannya, ia mengaku diam selama lima bulan lantaran takut.
"Saya korban pencurian yang menjadi tersangka di Bareskrim polri. Saya diam selama lima bulan, karena saya takut untuk bersuara dan berbicara," kata Nabilah.
Tak mau diam lagi, ia kini memberikan diri untuk berbicara demi mencari keadilan. Dalam unggahan yang sama, ia mengaku selama lima bulan diminta untuk mengakui bahwa apa yang ia nyatakan dan CCTV yang diungkapnya adalah fitnah. Selain itu, ia juga mengaku diminta uang sebesar Rp1 miliar.
"Selama lima bulan saya diminta untuk mengakui bahwa apa yang saya ungkapkan dan CCTV saya adalah fitnah, juga saya diminta Rp1 miliar. (Saya) sudah coba segala macam upaya untuk membela diri saya, saya benar-benar takut,” ungkapnya.
Oleh karena itu, ia meminta kepada Komisi III DPR RI hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memberikan keadilan bagi dirinya.
"Bapak/Ibu Komisi III DPR RI dan Bapak Kapolri, saya mohon berikan (kepastian) hukum. Saya korban pencurian, saya harap dapat melanjutkan hidup saya dan saya yakin keadilan bisa ditegakkan. Hanya ini yang bisa saya lakukan, saya tidak tahu harus berlindung kemana," jelas dia.
Editor: Muhammad Sukardi