Viral Video Aurelie Moeremans Ngaku Dijambak dan Ditampar Roby Tremonti hingga Biru-Biru, Mengerikan!
JAKARTA, iNews.id - Viral di media sosial video lawas memperlihatkan artis Aurelie Moeremans bercerita soal pengalamannya mendapatkan kekerasan fisik oleh Roby Tremonti. Apa kata Aurelie?
Aurelie Moeremans mengaku pernah dijambak dan ditampar oleh Roby Tremonti, hingga badannya biru-biru. Luka memar itu bahkan sampai diketahui oleh ibunda Roby dan menjadi pembahasan di antara mereka berdua.
"Mereka gak tahu sama sekali kelakuannya Roby ke aku. Makanya aku turun kan ketemu sama mamanya Roby, tiba-tiba dia kaget, 'Itu kenapa biru-biru?'. Aku di samping Roby, Roby sudah melotot kayak, 'Awas ya ngomong'," papar Aurelie, dikutip Kamis (15/1/2026).
"Aku yang, 'Ini, lho, kemarin ada adegan fighting makanya biru-biru, tapi gak apa-apa kok. Terus mamanya sempat nanya, 'Bukan Roby kan?', (aku balas) 'Ya bukan'. Aku bilang, 'Masa Roby kayak gitu'. Aku bela-belain banget," tambahnya.
Di video itu, Aurelie menegaskan bahwa dirinya tidak pernah ditonjok atau dipukul keras oleh Roby. Tapi, dia pernah ditampar dan dijambak.
"Aku gak dipukul sampai ditonjok gitu, itu enggak, aku ditampar dijambak," papar Aurelie.
Aurelie juga menjelaskan soal air liur atau ludah yang belakangan ini juga viral dibahas di media sosial.
"Dan mereka tahu pas aku BBM sama Roby, berantem, teman-teman aku pada baca itu isinya, 'awas ya kamu melawan lagi, aku masih simpan banyak ludah buat kamu, gitu," ujar Aurelie.
Pernyataan lawas ini pun langsung viral di media sosial. Apa yang disampaikan Aurelie di video viral ini dianggap netizen sebagai validasi atas apa yang tertuang di dalam buku Broken Strings.
Alhasil, banyak netizen yang memberi dukungan untuk Aurelie atas kejadian yang pernah menimpanya itu.
"Ternyata yang diceritain di buku benar, guys. Terang benderang ini," kata @mel***.
"Aurelie masa lalunya kelam banget, dan dia masih bisa loh dulu ngebela pelaku kekerasan kek gini. Kuat banget kak," ujar @res***.
"Semoga kak Aurelie benar-benar pulih sekarang dan menjadi penolong bagi para korban dan penyintas lainnya, ungkap @mai***.
Editor: Muhammad Sukardi