Willie Salim Minta Maaf soal Kehadiran di Deklarasi Sumpah Pemuda, Akui Kurang Teliti
JAKARTA, iNews.id - Konten kreator Willie Salim memberikan klarifikasi dan minta maaf terkait kehadirannya dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Kehadirannya dalam acara tersebut menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan peserta yang disebut-sebut sebagai mahasiswa ternyata bukan mahasiswa.
Klarifikasi tersebut disampaikan Willie melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @Willie27_ pada 30 Oktober 2026. Dalam unggahan itu, dia menjelaskan kehadirannya dalam acara tersebut karena mendapat undangan dan sama sekali tidak terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.
“Halo teman-teman, saya ingin memberikan penjelasan terkait kehadiran saya dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda kemarin. Saya hadir karena mendapatkan undangan,” tulis Willie, dikutip Sabtu (31/10/2026).
Dia juga menegaskan tidak terlibat dalam pengaturan peserta acara yang belakangan diketahui bukanlah mahasiswa, tetapi mengenakan almamater kampus. Willie mengaku tidak menerima bayaran ataupun imbalan dalam bentuk apa pun atas kehadirannya.
“Saya tidak terlibat dalam penyelenggaraan maupun pengaturan peserta acara, serta tidak menerima bayaran ataupun imbalan dalam bentuk apa pun,” katanya.
Menurut Willie, kehadirannya dalam acara tersebut didasari keinginan pribadi untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang menyuarakan pendapat. Namun, dia menyadari seharusnya lebih teliti dalam memahami keseluruhan konteks kegiatan yang dihadirinya.
“Saya hadir karena keinginan saya memberikan dukungan kepada masyarakat yang menyuarakan pendapatnya. Namun, saya menyadari bahwa saya seharusnya lebih teliti dalam memahami keseluruhan konteks kegiatan yang saya hadiri,” ujar Willie.
Dia pun mengakui keputusan untuk hadir merupakan tanggung jawab pribadinya. Willie menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak atas kurangnya ketelitian yang berujung pada kekecewaan publik.
“Terlepas dari apa pun niat saya, keputusan untuk hadir tetap menjadi tanggung jawab saya pribadi. Dengan segala kerendahan hati, saya memohon maaf atas kurangnya ketelitian saya dan kekecewaan yang timbul dari kehadiran saya,” katanya.
Willie menjadikan polemik tersebut sebagai pelajaran agar lebih berhati-hati dalam menerima undangan dan menghadiri suatu kegiatan.
“Hal ini menjadi pembelajaran berharga bagi saya untuk lebih berhati-hati, bijak, dan bertanggung jawab ke depannya,” ujar Willie.
Sebelumnya, Willie Salim terlihat menghadiri acara Deklarasi Sumpah Pemuda tersebut bersama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad.
Kehadiran keduanya sempat dibagikan melalui unggahan di akun Instagram masing-masing. Namun, acara tersebut kemudian menjadi sorotan setelah muncul dugaan sejumlah orang yang disebut sebagai mahasiswa ternyata bukan mahasiswa meski mengenakan almamater kampus.
Editor: Dani M Dahwilani