Mengenal Gaya Modifikasi Mobil JDM, Ubahan Paling Menonjol pada Pelek
JAKARTA, iNews.id - Salah satu cara membuat mobil tampil berbeda dari yang lain adalah dengan memodifikasi. Tren yang kini banyak diadopsi modifikator di Indonesia adalah aliran Japan Domestic Market (JDM).
Modifikator mobil asal Depok, Yulis Tri Gunawan menjelaskan, aliran modifikasi JDM umumnya menggunakan komponen asli yang berasal dari Jepang sesuai dengan temanya.
"Supaya mobil terlihat lebih bewarna, biasanya body ditempel vinyl dengan tambahan komponen berwarna terang," kata Yulis saat dihubungi iNews.id, Rabu (10/2/2021).
Yulis menambahkan, modifikasi bertema JDM cukup banyak ditemukan di jalan karena konsep modifikasi mudah dibuat ditambah dengan bahan yang tersedia.
"Konsep JDM lumayan banyak digandrungi modifikator sekarang. Karena komponennya mudah ditemui dan harganya tak begitu mahal. Salah satunya adalah pelek (velg)," katanya.
Demi memudahkan konsumen memodifikasikan mobilnya dengan gaya JDM, HRS Wheel menghadirkan sejumlah velg yang cocok digunakan di dalam Boroko Series.
Marketing Director HSR Wheel, Hendra Wijaya mengatakan, hadirnya HSR Boroko Series diharapkan dapat membawa nuansa baru pada kalangan modifikator mobil di Indonesia khususnya pecinta JDM Style.
"Kami bersama Tim R&D HSR Wheel memikirkan matang-matang desain dari masing-masing velg pada Boroko Series ini. Mulai dari segi ketahanan, bentuk, hingga konsep," katanya.
Boroko Series terdiri atas sembilan model yang masuk ke dalam aliran JDM seperti HSR Gymkana, HSR Hyura, HSR Keunikai, HSR Boon, HSR Sebunsuta, HSR Indy, HSR Daimon, HSR Tikala, dan HSR Sirius.
Masing-masing model diambil dari hal-hal unik yang ada di dunia. Mulai dari nama ajang balap mobil, hewan laut, kota di Indonesia dan nama bintang di angkasa.
"Semua konsep dan inspirasi tersebut memiliki maknanya tersendiri. Namun, semua velg didesain dan diproduksi untuk menghasilkan sebuah karya yang disukai konsumen," ujarnya.
Editor : Dani M Dahwilani