Penjualan Mobil di Asia Tenggara Turun 29 Persen akibat Covid-19, Indonesia Paling Parah 

Riyandy Aristyo · Rabu, 10 Februari 2021 - 19:14:00 WIB
Penjualan Mobil di Asia Tenggara Turun 29 Persen akibat Covid-19, Indonesia Paling Parah 
Penjualan mobil di Thailand mencapai 790.000 unit hanya turun 21 persen melampaui raihan Indonesia pada 2020 sebanyak 532.027 unit. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Penjualan mobil di Asia Tenggara turun hingga 29 persen akibat pandemi Covid-19 sepanjang 2020. Total penjualan mobil di Thailand, Indonesia, Malaysia, Vietnam, Filipina dan Singapura merosot hingga 2,44 juta unit. 

Dikutip dari Asia Nikkei, Rabu (10/2/2021), Indonesia menjadi negara dengan penjualan mobil paling parah hanya 532.027 unit sepanjang 2020. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) wholesales pada 2020 turun 48,35 persen dibandingkan 2019 mencapai 1.030.126 unit. 

Sementara penjualan mobil di Thailand mencapai 790.000 unit hanya turun 21 persen. Penjualan mobil di Thailand sudah membaik bahkan melonjak 11 persen pada Desember 2020. 

Sementara Malaysia mencatatkan penjualan mobil hanya 12 persen menjadi 520.000 unit. Ini lantaran kebijakan pemerintah atas keringanan pajak penjualan kendaraan. Aturan tersebut akan berakhir pada Juni 2021. 

Berbeda dari keempat negara sebelumnya, penjualan mobil di Vietnam lebih stabil turun 8 persen menjadi 290.000 unit dari tahun sebelumnya. 

Filipina turun di bawah Vietnam dalam penjualan mobil sepanjang 2020 sebesar 41 persen menjadi 240.000 unit dari tahun sebelumnya. 

Meski demikian, kondisi pasar otomotif di wilayah Asia Tenggara sudah mulai membaik di akhir 2020 dengan persentase penurunan hanya 0,2 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Editor : Dani M Dahwilani