Cari Tambahan Pemasukan di Tengah Pandemi, Barcelona Jualan Masker
BARCELONA, iNews.id - Barcelona mulai beradaptasi dengan situasi new normal di tengah pandemi virus corona. Caranya, Barca menjual masker bermotif khas klub.
Pandemi virus corona menyebabkan penghentian sementara La Liga 2019/2020 sejak Maret lalu. Dampaknya, Barca harus kehilangan banyak pemasukan dari tiket pertandingan, hak siar serta merchandise.
Situasi tersebut memaksa klub berhemat dengan cara memangkas gaji pemain sampai 70 persen. Kebijakan tersebut kemungkinan besar masih akan berlaku sampai musim depan dengan kisaran 30 peren.
Pertimbangannya, ada perkiraan status pandemi masih akan berlangsung hingga tahun depan. Konsekuensinya, Barca harus pintar-pintar mengatur finansial termasuk mencari sumber pemasukan baru.
Seiring dengan pelonggaran lockdown dan dimulainya era new normal, Barca mulai beradaptasi dan memanfaatkan momen tersebut mencari keuntungan.
Klub asal Katalan itu baru-baru ini memperkenalkan ke publik masker tematik dengan motif ikonik Los Blaugrana. Masker tersebut sudah dijual sejak Senin (25/5/2020) kemarin.
Masker merupakan barang yang paling banyak dicari oleh masyarakat sebagai tuntutan adaptasi menghadapi situasi normal baru.
Barca menjual masker dengan tiga ukuran yakni anak-anak 3-6 tahun, anak usia 7-12 tahun, lalu ukuran dewasa. Harga yang dibanderol adalah 18 Euro (Rp291 ribu), penjualan secara online akan tersedia mulai Selasa (26/5/2020).
Masker yang dibuat di Mataro bisa dicuci dan dipakai ulang sampai 40 kali dengan durasi pemakaian 8 jam antar periode pencucian.
Baca berita olahraga lainnya di Sindonews.com: Jarang Diketahui, Ini Lima Fakta Antoine Griezmann
Editor : Arif Budiwinarto