JAKARTA, iNews.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberlakukan tarif khusus Rp1 untuk layanan LRT Jabodebek pada H+1 dan H+2 Lebaran 2026. Kebijakan ini diterapkan untuk seluruh relasi sebagai bentuk peningkatan pelayanan sekaligus mendorong penggunaan transportasi publik selama masa libur.
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, mengatakan kebijakan tersebut dihadirkan untuk memudahkan mobilitas masyarakat saat Lebaran. “Melalui tarif Rp1 ini, KAI ingin menghadirkan kejutan yang menyenangkan sekaligus mendorong masyarakat memanfaatkan transportasi publik yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Menurutnya, periode Lebaran identik dengan meningkatnya aktivitas perjalanan, baik untuk silaturahmi maupun wisata. Tarif khusus ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat menggunakan LRT Jabodebek sebagai moda transportasi perkotaan.
Untuk mendukung kelancaran program, KAI menyiapkan sejumlah langkah antisipatif, termasuk optimalisasi petugas layanan, pengaturan kepadatan penumpang di stasiun dan kereta, serta perhatian bagi pengguna prioritas. Penyesuaian juga dilakukan pada sistem ticketing, mulai dari pengaturan tarif hingga kesiapan gate dan kanal penjualan.
Selain itu, KAI menyiapkan langkah operasional tambahan seperti posko Lebaran dan penerapan pola operasi akhir pekan guna mengantisipasi lonjakan penumpang. Dengan berbagai persiapan tersebut, layanan diharapkan tetap berjalan optimal.
KAI menilai kebijakan ini dapat memberikan nilai tambah bagi pengguna LRT Jabodebek sekaligus memperkuat peran transportasi publik sebagai solusi mobilitas di kawasan perkotaan selama masa libur Lebaran.
Editor: Yudistiro Pranoto