JAKARTA, iNews.id — PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap petugas operasional LRT Jabodebek sebagai bagian dari persiapan menghadapi masa Angkutan Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh petugas berada dalam kondisi prima sehingga operasional transportasi publik tetap aman dan andal selama periode tersebut. Pemeriksaan kesehatan digelar di Ruang Kelas Crew Lantai 4 Gedung Operation Control Center (OCC) LRT Jabodebek, Selasa (10/3/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 40 petugas yang terdiri dari Train Attendant, Station Officer, dan Kepala Stasiun.
Dalam pemeriksaan tersebut, para petugas menjalani tes darah dan tes urine sebagai langkah preventif untuk memastikan kesiapan kondisi fisik mereka yang terlibat langsung dalam operasional layanan.
Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan pemeriksaan kesehatan merupakan bagian dari upaya perusahaan menjaga kesiapan sumber daya manusia menjelang periode Angkutan Lebaran. “Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan untuk memastikan para petugas operasional berada dalam kondisi sehat dan siap menjalankan tugas,” ujarnya. Ia menambahkan, kondisi fisik yang prima akan membantu petugas memberikan pelayanan optimal kepada pengguna LRT Jabodebek.
Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan juga diisi sosialisasi gizi seimbang yang disampaikan dokter spesialis gizi klinik dari RS Hermina Grand Wisata, dr. Fenny, M.Gizi, SpGK, AIFO-K. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya menjaga pola makan sehat, terutama bagi petugas yang bekerja dengan sistem shift agar tetap memiliki stamina dan daya tahan tubuh yang baik.
KAI juga menegaskan bahwa meskipun LRT Jabodebek beroperasi dengan sistem otomatis tanpa masinis, perusahaan tetap menempatkan Train Attendant di dalam kereta untuk memastikan aspek pelayanan, keselamatan, dan keamanan perjalanan bagi pengguna. Melalui pemeriksaan kesehatan dan edukasi gizi ini, KAI berharap seluruh petugas operasional dapat menjaga kondisi fisik serta menerapkan pola hidup sehat sehingga pelayanan kepada masyarakat selama Angkutan Lebaran 2026 dapat berlangsung aman dan nyaman.
Editor: Yudistiro Pranoto