JAKARTA, iNews.id – Transformasi digital membuka ruang baru untuk belajar, berkarya, dan menciptakan peluang. Kemampuan beradaptasi dan menguasai kompetensi digital pun semakin penting, termasuk bagi prajurit TNI dengan status disabilitas. PT ASABRI (Persero) mendorong kesempatan yang setara melalui Program Pemberdayaan Disabilitas Tangguh ASABRI (PELITA).
Program yang merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi ASABRI bersama Kodam Jaya dan Alunjiva Indonesia. Kegiatan di Aula Ahmad Yani, Makodam Jaya, diikuti 28 prajurit TNI dengan status disabilitas dan menghadirkan pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), digital marketing, serta kemampuan sebagai content creator.
Kegiatan dibuka Waaspers Kasdam Jaya Letkol Arh Irvan Nurdin, S.E., M.M., dan dilanjutkan sambutan Direktur Utama ASABRI yang dibacakan Sekretaris Perusahaan ASABRI Okki Jatnika. Menurut Okki, setiap peserta memiliki potensi untuk terus berkembang jika memperoleh akses dan dukungan yang setara. “Kami meyakini bahwa setiap peserta memiliki potensi untuk terus tumbuh, berkarya, dan memberikan kontribusi,” ujarnya.
Manfaat pelatihan turut dirasakan Peltu Kaspari dari Kodim 0507 Bekasi yang mengikuti kelas digital marketing. Ia menilai kegiatan tersebut menambah ilmu dan wawasan mengenai kompetensi digital. “Program ini menambah ilmu dan memberikan wawasan dalam tingkat dasar. Setidaknya kami punya kemampuan untuk berkembang lebih baik,” katanya.
PELITA menjadi bagian dari upaya mendorong pemberdayaan yang inklusif dan berkelanjutan. Program tersebut sejalan dengan agenda pembangunan nasional, khususnya penguatan sumber daya manusia, teknologi, pendidikan, dan peran penyandang disabilitas, serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Melalui kolaborasi lintas pihak, ASABRI berharap kompetensi digital dapat menjadi bekal peserta untuk terus belajar, produktif, mandiri, dan berkarya.
Editor: Yudistiro Pranoto