Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Dituding Ikut Sadap Prabowo, Bahlil: Jangan Fitnah Terus Bangun!
Advertisement . Scroll to see content

Bahlil Siapkan Somasi dan Jalur Hukum atas Tuduhan Penyadapan Presiden

Sabtu, 07 November 2026 - 18:54:00 WIB
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Partai Golkar membantah tudingan dirinya menggelar pertemuan dengan sejumlah jenderal tiga jam sebelum mereka ditangkap. Dia menilai informasi tersebut sebagai fitnah dan meminta aparat kepolisian mengusut tuntas pihak-pihak yang menyebarkannya.

Dia mengaku awalnya tidak terlalu memperhatikan kabar tersebut. Namun, dia terkejut setelah mengetahui tudingan itu mulai diarahkan kepadanya.

"Saya mau sampaikan kepada saudara-saudara saya di dalam mimbar ini karena menuduh ketum partai. Segera klarifikasi itu. Segera klarifikasi itu dan buktikan," katanya dalam sebuah forum.

Dia juga meminta Polri membuka informasi mengenai dugaan pertemuan tersebut, termasuk pihak-pihak yang disebut terlibat. Menurutnya, dirinya tidak pernah melakukan pertemuan sebagaimana yang dituduhkan.

Selain meminta klarifikasi, dia mengancam akan menempuh jalur hukum terhadap pihak yang menyebarkan tuduhan tersebut. Dia bahkan memberikan tenggat waktu 3 x 24 jam untuk melakukan klarifikasi.

"Saya akan somasi orang-orang itu. Saya akan kasih waktu satu kali tiga kali 24 jam. Kalau tidak, negara kita negara hukum, saya akan menempuh jalur hukum," ujarnya.

Dia menilai tuduhan tersebut berbahaya karena dapat membangun persepsi negatif terhadap dirinya dan Partai Golkar. Dia juga menegaskan tidak mungkin terlibat dalam pengaturan penyadapan karena dirinya mengaku turut menjadi korban penyadapan.

Dalam kesempatan tersebut, dia mengingatkan kader Partai Golkar agar tidak terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum terbukti kebenarannya. Dia menyebut konsolidasi internal partai saat ini berjalan baik dan meminta seluruh kader menjaga kekompakan.

Dia juga menyinggung hasil survei Partai Golkar yang diklaim telah mencapai angka dua digit, yakni berkisar 10,5 hingga 13 persen. Menurutnya, kondisi tersebut harus dijaga agar partai tetap solid menghadapi agenda politik mendatang.

"Saya tidak akan mundur sejengkal pun untuk menghadapi orang-orang yang ingin merusak partai. Jangan uji nyali kita," tuturnya.

Dia menegaskan Partai Golkar akan terus melakukan konsolidasi untuk meningkatkan perolehan kursi di parlemen. Selain itu, Golkar juga berkomitmen mendorong koalisi permanen bersama Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan nasional.

Editor: Adhenda Madarina Idzni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut