JAKARTA, iNews.id - Erupsi Gunung Anak Krakatau telah memicu sebaran abu vulkanik hingga ke wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Lampung. PVMBG tetap menetapkan status Gunung Anak Krakatau pada Level III Siaga akibat ditemukannya erupsi susulan.
Dampak sebaran abu vulkanik yang terbawa angin hingga ketinggian 20.000 sampai 50.000 kaki mengganggu sektor penerbangan dan aktivitas harian warga secara signifikan. BMKG menerbitkan belasan peringatan SIGMET yang memaksa Kementerian Perhubungan menyesuaikan operasional sejumlah bandara besar, termasuk Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma, dengan sedikitnya 373 penerbangan terdampak.
Imbas Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Pesawat di Sidoarjo Beralih Naik Bus
Guna menanggulangi dampak bencana lintas sektor ini, pemerintah memperketat mitigasi. Masyarakat agar membatasi aktivitas di luar rumah serta menggunakan masker dan pelindung mata. Sementara itu, BNPB bersiap menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk memicu hujan demi membersihkan abu vulkanik di udara.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun tidak lengah, senantiasa memantau informasi perjalanan terbaru, serta mematuhi seluruh arahan keselamatan selama status gunung masih dalam tingkat Siaga.
Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Imigrasi Beri Izin Tinggal Darurat ke WNA
Editor: Donald Karouw