Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Read Next : Ledakan di Pakuwon City Surabaya Lukai 5 Orang, Polda Jatim: Diduga akibat Tabung Gas
Advertisement . Scroll to see content

Detik-Detik Ledakan di Pakuwon City Surabaya Diduga akibat Tabung Gas LPG 50 Kg

Selasa, 06 Oktober 2026 - 11:45:00 WIB
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Ledakan keras mengguncang kawasan pertokoan San Antonio, Pakuwon City, Jalan Kalisari Utara, Mulyorejo, Surabaya Timur, Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 07.11 WIB. Dentuman terdengar hingga radius sekitar 500 meter dan membuat warga di sekitar lokasi berhamburan mendatangi sumber ledakan.

Berdasarkan laporan jurnalis iNews Yudha Prawira dari lokasi, suara ledakan terdengar sangat keras ketika aktivitas di kawasan pertokoan mulai berlangsung. Warga kemudian berdatangan untuk melihat kondisi setelah ledakan diduga dari tabung gas LPG 50 kg yang terjadi di salah satu ruko tersebut.

Informasi sementara di lokasi menyebut ledakan terjadi di sebuah rumah makan saat karyawan hendak membuka tempat usaha. Lima pekerja rumah makan yang berada di lokasi menjadi korban dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis.

Kuatnya ledakan juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan di sekitar titik kejadian. Dinding ruko terlihat jebol, sementara bagian bangunan lainnya porak-poranda.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan adanya ledakan di kawasan Mulyorejo. Polisi menduga sebelum kejadian terdapat aktivitas memasak di lokasi yang kemudian menjadi titik ledakan.

"Benar, pagi ini terjadi ledakan di daerah Mulyorejo. Informasi awal, sebelum kejadian terjadi aktivitas memasak. Dugaan awal ledakan akibat tabung LPG, namun demikian kami belum dapat pastikan secara pasti," ucapnya, Selasa (6/10/2026).

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut