Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Read Next : Sempat Surut, Banjir Rob Kembali Melanda Muara Angke Jakarta Utara
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono bersama Komisi IV DPR RI meninjau langsung penumpukan kapal di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara. Pemerintah berjanji segera menyelesaikan persoalan tersebut melalui perbaikan manajemen pengelolaan pelabuhan.

Saat ini, lebih dari 2.000 kapal bertumpuk di Pelabuhan Muara Angke, jauh melampaui kapasitas ideal. Kepadatan ini membuat banyak nelayan tidak bisa melaut. Penumpukan terjadi akibat cuaca buruk, persoalan perizinan kapal, serta keberadaan kapal rusak yang dibiarkan berlabuh di area pelabuhan.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri KKP didampingi Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediat Soeharto. Keduanya mendengarkan langsung keluhan nelayan dan pemilik kapal terkait sulitnya perizinan dan buruknya pengelolaan pelabuhan.

Trenggono menyatakan kapasitas pelabuhan memang tidak memadai, namun masalah utama terletak pada manajemen pengelolaan yang belum optimal. Ia meminta percepatan proses perizinan kapal agar kapal-kapal bisa segera beroperasi dan tidak terus menumpuk. Menurutnya, aktivitas di Muara Angke melibatkan ribuan pekerja dan menjadi penggerak penting roda ekonomi.

Editor: Komaruddin Bagja

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut