Jakarta City Philharmonic, Orkestra Kebanggaan Ibu Kota

Ramdan Malik ยท Sabtu, 10 November 2018 - 19:45 WIB

JAKARTA, iNews.id – Jakarta City Philharmonic merupakan orkestra kebanggaan Ibu Kota yang berdiri sejak dua tahun silam. Sebanyak 28 musisi muda yang dipimpin dua konduktor tampil semalam di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), dengan dua nomor instrumental dan sembilan lagu yang ditembangkan enam penyanyi secara bergiliran. Sedangkan 12 pemusik mengaransemen ulang 11 lagu yang dipentaskan.

“Melati dari Jayagiri” salah satunya. Karya pecinta alam Wanadri yang pernah menjadi personil grup Bimbo, Iwan Abdulrachman, ini ditembangkan duet Anastasia Veronika dan Joseph Kristanto. Orkestra yang didirikan Budi Utomo Prabowo, sarjana Teknik Nuklir Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta yang pernah belajar di Sekolah Musik Julliard, New York dan Universitas Mozarteum, Salzburg tersebut juga menampilkan instrumentalia unik lagu kasidah Bimbo, “Ada Anak Bertanya pada Bapaknya”.

Sebuah balada karya mendiang Franky Sahilatua, “Perjalanan (Kereta Malam)”, disenandungkan Anastasia Veronika. Sedangkan soprano Dessy Ananta Permatasari menyanyikan “Tarian Sari”, gubahan menarik musisi muda Yogyakarta, Frau, dengan gaya seriosa. Sementara itu, duo Joseph Kristanto dan Bavo Sidharta, membawakan sebuah lagu duo Banda Neira yang bubar dua tahun silam, “Yang Patah Tubuh, Yang Hilang Berganti”, dengan repetisi lirik bagai zikir.

Konser bertajuk Nyanyian Cinta Negeri ini ditutup dengan lagu“Damai Tapi Gersang” yang ditembangkan Desmonda Cathabel Christie serta Bavo Sidharta. Karya almarhum Ajie Bandy yang dinobatkan sebagai lagu terbaik dalam Festival Musik Populer di Tokyo, Jepang, pada 1977 tersebut disenandungkan bersama penonton pada bait penutupnya. Acara ini merupakan bagian dari peringatan 50 tahun TIM yang menjadi arena berbagai pertunjukan karya seniman dari dalam maupun luar negeri di Jakarta.

Video Editor: Khoirul Anfal

Editor : Tuty Ocktaviany